TANJUNG SELOR – Warga sekatak digegerkan dengan kabar seorang wanita lanjut usia (lansia) bernama Hasnah (61) diterkam buaya di Sungai Ciajur pada Sabtu, 5 Juni 2021 sore.
“Sejak korban dinyatakan hilang diterkam buaya, kami bersama warga dan lainnya masih melakukan pencarian,” ucap Kapolres Bulungan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kapolsek Sekatak, IPTU Mahmud kepada benuanta.co.id, Senin 7 Juni 2021.
Kejadian pertama kali disaksikan oleh warga bernama Fadli (28) dan Senur (43), saat itu satu perahu dengan korban. Keterangan dari Fadli sekitar pukul 16.00 wita, sedang beristirahat di atas perahu dan duduk dibagian belakang perahu sambil memancing dipinggir di Sungai Ciajur.
“Informasi dari saksi Fadli saat itu korban duduk di tengah perahu sedang membersihkan kapah atau kerang, sedangkan Senur di depan perahu. Tiba – tiba muncul buaya dari dalam sungai menerkam korban yang sedang di atas perahu dan menariknya ke dalam sungai,” ujarnya.
Sontak saja membuat dua orang ini kaget, kemudian saksi Fadli pun pergi ke kampung Desa Sekatak Bengara untuk memberitahu warga bahwa Hasnah telah diterkam buaya di Sungai Ciajur, kemudian warga secara bersama-sama melakukan pencarian.
“Pencarian pun dilakukan hingga pukul 19.00 Wita namun korban belum diketemukan dan pencarian akan dilanjutkan pada esok hari,” bebernya.
Mahmud mengatakan pencarian di hari kedua yakni hari Ahad 6 Juni 2021 sekitar pukul 11.00 Wita telah ditemukan serpihan potongan tubuh korban yang koyak oleh buaya. Selain potongan tubuh di temukan juga pakaian dalam korban serta bakul alat yang di gunakan mencuci kapah pada saat korban mencuci kapah.
“Serpihan itu berupa tulang lutut, organ bagian dalam dan serpihan daging yang menempel di batang nipah. Serpihan daging dan organ dalam tubuh korban serta pakaian korban ditemukan tidak jauh dari TKP penerkaman yaitu sekitar 50 meter,” sebutnya.
Kata dia, pencarian korban dilakukan hingga pukul 21.00 WITA dengan melibatkan warga Desa Sekatak Bengara dibantu anggota Polsek Sekatak melakukan pencarian kembali jenazah korban penerkaman buaya.
“Saat ini serpihan tubuh korban masih disemayamkan di rumah duka dan akan dikubur apabila pencarian dinyatakan selesai,” pungkasnya. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : Nicky Saputra







