TANJUNG SELOR – Listrik menjadi kebutuhan dasar masyarakat Kecamatan Peso dan Kecamatan Peso Hilir. Hanya saja tidak semua desa di daerah itu sudah mendapatkan sentuhan listrik 24 jam, tapi baru 12 jam.
Direncanakan awal tahun 2021 ini ada 4 desa dinyalakan 24 jam, hal itu dengan penambahan mesin di ULD Long Peso . Untuk itu Pemerintah Kabupaten Bulungan mendorong PLN agar janji penyalaan 24 jam segera dipenuhi.
“Kita harapkan agar PLN sudah menggapai semua desa. Karena saya lihat tidak semua desa di Peso dan Peso Hilir itu menyala dari jam 6 sore sampai 6 pagi, masih ada yang beberapa jam saja,” ungkap Plt Bupati Bulungan, Ingkong Ala kepada benuanta.co.id, Kamis 7 Januari 2021.
Info yang dia dapat, tambahan mesin ada di 2 lokasi yakni Peso dan Sekatak. Dirinya meminta PLN agar melakukan pelayanan supaya desa yang belum tersentuh listrik 12 jam segera terwujud.
“Tambahan mesin di Peso dan Sekatak itu fokusnya lebih kepada perluasan jaringan. Walaupun nanti tidak 24 jam yang penting desa yang belum ada ini biar 12 jam saja dulu, supaya merasakan semua listrik,” jelasnya.
Ingkong Ala mengakui jika wewenang pendirian jaringan baru dan pengadaan daya sudah tidak ada. Semenjak Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) melebur ke Dinas ESDM Provinsi Kaltara, maka semuanya beralih ke provinsi.
“Kita Pemkab sudah tidak ada wewenang, semuanya lari ke provinsi. Tapi kita tetap mendorong dan mengingatkan PLN untuk menyalakan listrik kepada masyarakat,” ucapnya.
Dia menambahkan, di tahun 2016 hingga 2017 silam, Pemkab Bulungan melalui Distamben sempat mendirikan jaringan hingga ke Kecamatan Peso. Karena belum selesai sudah ada serah terima ke Pemprov. Tapi anehnya saat ada tiang jaringan yang rebah pemprov tidak mau memperbaiki.
“Tahun 2018 kita selesaikan baru mau diambil untuk dikelola. Tapi sampai sekarang pun tidak semua desa bisa menikmati listrik 24 jam,” paparnya.
Untuk informasi yang mendapatkan akses listrik 12 jam hanya Desa Muara Pangean, Desa Long Peso, Desa Long Bia dan Desa Long Lasan. Sedangkan Desa Lepak Aru, Long Pelban, Long Yin, Long Lejuh, Long Pelaah dan Long Buang, masih menggunakan genset desa dengan intensitas 6 jam menyala.
Lalu listrik di Kecamatan Peso Hilir seperti di Desa Naha Aya, Desa Long Telenjau, Desa Long Bang Hulu dan Desa Long Bang Hilir pun masih menyala 6 jam. Yang menyala 24 jam hanya di Desa Long Tungu dan Desa Long Lembu. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor : M. Yanudin








Kapan lah sekatak 24 jam?