Libatkan Anak Bulungan sebagai Partisipasi dalam Pembangunan Daerah

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam melibatkan anak sebagai bagian penting pembangunan daerah semakin nyata melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak yang digelar untuk pertama kalinya tahun ini.

Kegiatan itu menjadi ruang aspirasi bagi anak-anak untuk menyampaikan gagasan, kritik, serta harapan mereka, terutama di bidang pendidikan, fasilitas publik, dan perlindungan anak.

Melalui DP3AP2KB Kabupaten Bulungan, pemerintah daerah berupaya memastikan suara generasi muda terakomodasi dalam perencanaan pembangunan.

Kepala DP3AP2KB Bulungan, Andriana, mengatakan Musrenbang Anak merupakan langkah strategis untuk membangun budaya partisipasi sejak usia dini.

“Ini adalah upaya pemerintah mengakomodir suara anak. Kita ingin memastikan, sejak dari keluarga dan desa, sudah ada ruang bagi mereka untuk menyampaikan aspirasi,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Ia menyebutkan, forum anak telah terbentuk hingga tingkat kecamatan. Sementara untuk pengaduan, pemerintah menyediakan UPTD PPA sebagai layanan perlindungan perempuan dan anak.

Baca Juga :  Perusahaan di Bulungan Belum Ada yang WFH

“Kalau di desa belum ada, sementara bisa melalui forum anak. Mereka didorong untuk berani menyampaikan apa yang mereka butuhkan,” tambahnya.

Ruang Bermain dan Kreativitas Disorot

Dalam Musrenbang Anak, peserta banyak menyoroti keterbatasan ruang bermain dan berekspresi yang aman.

“Kita punya area skateboard, tapi posisinya di jalan. Dari sisi keamanan belum layak. Ini yang harus kita perbaiki ke depan,” kata Andriana.

Menurutnya, penyediaan ruang publik ramah anak penting untuk mendukung tumbuh kembang serta kreativitas generasi muda.

Andriana menegaskan, Musrenbang Anak bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sarana pembelajaran bagi anak untuk memahami proses pembangunan.

“Kita ingin anak-anak tidak hanya menjadi objek, tapi subjek pembangunan. Mereka ikut terlibat dan punya peran,” tegasnya.

Melalui forum ini, anak juga diperkenalkan pada program-program pemerintah agar lebih peduli terhadap pembangunan daerah.

Baca Juga :  Kaltara Target Cetak 1.000 Hektare Sawah Baru pada 2026

Lebih jauh, selain isu fasilitas, keamanan anak di ruang digital juga menjadi perhatian utama. “Kita ingin anak-anak merasa aman dan terlindungi di media sosial. Jangan sampai mereka menjadi korban perundungan atau kekerasan online,” ungkap Andriana.

Edukasi literasi digital terus diperkuat agar anak mampu menggunakan internet secara bijak dan bertanggung jawab.

Isu pendidikan menjadi salah satu topik utama dalam Musrenbang Anak. Andriana mengungkapkan, angka anak putus sekolah di Bulungan masih mencapai sekitar 2.800 anak.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Kita harus memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikannya,” katanya.

Wilayah Kecamatan Sekatak menjadi salah satu fokus perhatian karena memiliki karakter sosial dan budaya yang khas.

“Pendekatannya harus khusus, tidak bisa disamakan dengan wilayah lain,” jelasnya.

Untuk menekan angka putus sekolah, DP3AP2KB terus berkolaborasi dengan Bappeda Kabupaten Bulungan dan perangkat daerah terkait.

Baca Juga :  Pemkab Pastikan THR dan TPP ASN Bulungan Cair Sebelum Idulfitri

“Kami bersinergi dengan Bappeda dan OPD lainnya. Penanganan ini tidak bisa dilakukan sendiri,” ujarnya.

Selain itu, pendekatan jemput bola juga dilakukan untuk menjangkau anak-anak yang berpotensi putus sekolah.

Kurikulum Jadi Bahan Evaluasi

Forum anak juga memberikan masukan terkait sistem pembelajaran di sekolah. “Ada aspirasi tentang kurikulum yang dirasa belum sesuai minat mereka. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami,” kata Andriana.

Ia menilai, dunia pendidikan perlu terus beradaptasi agar lebih kreatif, menyenangkan, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap Musrenbang Anak dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.

“Ini bagian dari pemenuhan hak anak. Kita ingin suara mereka benar-benar ditindaklanjuti, bukan hanya dicatat,” pungkas Andriana. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *