Universitas Terbuka Tarakan Tanpa DO, Bupati Syarwani Ingatkan Mahasiswa Tak Terlena

benuanta.co.id, BULUNGAN – Universitas Terbuka Tarakan menggelar Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) jenjang diploma dan sarjana di Kabupaten Bulungan, diikuti 150 mahasiswa baru.

Bupati Bulungan Syarwani, mengingatkan mahasiswa agar tidak terlena dengan sistem kuliah di UT yang tidak menerapkan Drop Out (DO). Ia menegaskan, kelonggaran sistem tersebut justru bisa menjadi jebakan bila mahasiswa tidak disiplin.

Baca Juga :  Pemkab Bulungan Batasi Aktivitas Masyarakat Selama Ramadan

“Luluslah tepat waktu yakni delapan semester dan jangan lengah atau terlena karena tidak ada DO. Itu akan menjebak anda dan anda adalah aset jangka panjang Kabupaten Bulungan,” kata Syarwani, Senin (23/2/2026)

Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bulungan mendukung sistem Pelayanan Pembelajaran Jarak Jauh (PPJJ) yang diterapkan Universitas Terbuka. Dukungan itu terlihat dari banyaknya aparatur sipil negara di lingkungan pemkab yang memilih melanjutkan pendidikan di UT.

Baca Juga :  TMMD Buka Akses Jalan 3,5 KM di Salimbatu

Manajer Pembelajaran dan Ujian UT Tarakan, Efraim Bavo Priyana, menyebut tidak adanya sistem DO menjadi salah satu daya tarik UT. Menurut dia, minat kuliah di UT kini tidak lagi didominasi kalangan usia dewasa.

“Kalau dulu UT banyak diminati orang tua, sekarang berbalik. Kalangan anak muda justru semakin banyak yang memilih UT,” ujarnya.

Baca Juga :  Program MBG Ramadan di Tanjung Selor Tuai Kritik, Begini Jawaban Korwil BGN Bulungan

Efraim berharap peluang pendidikan tinggi yang terbuka luas melalui sistem pembelajaran jarak jauh dapat dimanfaatkan generasi muda, khususnya di Bulungan. Ia menilai, fleksibilitas sistem UT memberi kesempatan lebih besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan tanpa meninggalkan aktivitas utama. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *