Embung Binalatung Tarakan Krisis Air, Warga Senang Bisa Panen Ikan

benuanta.co.id, TARAKAN – Embung Binalatung telah mengalami kekeringan sejak seminggu terakhir. Berkurang banyaknya stok air di embung tersebut, malah diserbu warga untuk mencari ikan.

Penelusuran benuanta.co.id di lokasi, sekumpulan warga yang hendak memasuki areal tersebut telah siap membawa alat tangkap seadanya seperti jaring dan juga tanpa alat.

Meski keringnya embung berdampak pada pelayanan PDAM Tarakan, namun disisi lain hal itu terasa menguntungkan sebagian warga yang antusias mencari ikan air tawar.

“Baru-baru embung kering seperti ini, dulu kering tetapi tidak separah ini. Saya sudah 2 hari cari ikan di sini (embung). Lumayan ikannya, ada yang dapat 3 sampai 5 karung. Ada macam-macam ikan seperti nila, gabus dan belut,” terang seorang ibu rumah tangga bernama Sahuna, Jumat (19/8/2022).

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Akan Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis di Posko Operasi Ketupat
Kondisi embung kekeringan.

Sejak pagi, warga Gunung Slipi Kelurahan Kampung Satu ini telah menyempatkan diri ke embung yang digunakan sebagai produksi di IPA Binalatung.

Sahuna beberkan, sejak 2 hari ia menangkap ikan, tak pernah ada larangan masuk dari petugas PDAM di embung tersebut.

Selain menangkap ikan, Sahuna pun membeli ikan hasil tangkapan anak-anak yang turun langsung menyisir dasar embung.

Baca Juga :  Rute ke Pantai Amal Dibuat Satu Jalur saat Libur Lebaran

Keringnya air di embung, hingga membuat keberadaan ikan tak sulit untuk ditangkap warga. Ikan hasil tangkapan warga, sebagian besar digunakan untuk kebutuhan konsumsi keluarga dan juga ada yang didagangkan di pasar.

Terdapat belasan warga yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak, menyisiri tanah dasar embung hingga kolom air yang dangkal di pinggiran embung.

“Dari pada ikannya mati, lebih bagus kita manfaatkan,” tambahnya.

Sementara itu, warga Kelurahan Kampung Satu bernama Fatimah yang menyaksikan warga menangkap ikan, juga merasa diuntungkan akan berseliwerannya jenis ikan air tawar. Ia turut membeli hasil tangkapan warga sekitar di embung.

Baca Juga :  SPPG Gunung Lingkas 003 Diresmikan, Targetkan 2.500 Penerima Manfaat

Namun demikian, Fatimah tak kalah berharap agar embung Binalatung ini cepat terisi air dengan normal. Dirinya dan keluarga mengaku bergantung penuh pada sumber air yang dialiri PDAM.

“Banyak aja orang-orang tangkap ikan, tapi mudahanlah embung cepat terisi air supaya kita tidak susah air, kalau kami cuma bergantung pada PDAM,” tutupnya.(*) 

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *