benuanta.co.id, TARAKAN – Kecelakaan mobil pickup bermuatan semen dengan sepeda motor di Kelurahan Juata Kerikil, menelan 1 korban meninggal dunia setelah sebelumnya alami kritis. Satlantas Polres Tarakan menguraikan bahwa kejadian pada Selasa sore (20/4/2022) tersebut disebabkan oleh hilangnya kendali mobil akibat beban muatan.
Berdasarkan penyelidikan polisi, mobil dengan nomor polisi KU 8334 GD itu sempat menubruk sepeda motor CBR yang bejalan dari arah Juwata menuju kota. Laka lantas ini terjadi tak jauh dari SPBU yang berlokasi di Juwata Kerikil.
“Untuk kronologisnya, mobil pickup dari arah kota menuju juwata dengan membawa muatan semen sejumlah 15 sak, kemudian di belokan juwata krikil mengalami oleng dikarenakan berat dari beban yang dibawa,” ungkap Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kanit Laka Satlantas Polres Tarakan, IPDA Ghazy Prima Daffa Ohoirat, kepada benuanta.co.id.
Dijelaskan IPDA Ghazy Prima Daffa pengendara mobil tersebut, dalam kondisi membaik dan tidak memiliki luka. Sedangkan korban pengendara motor meninggal dunia. Kemudian juga ia menyampaikan terdapat korban lainnya, lantaran ketika mobil terbalik pun disertai hantaman sepeda motor.
“Untuk korban dari pengendara pickup sehat saja tidak ada luka. Untuk pengendara motor awalnya kritis kemudian dibawa ke rumah sakit dan menjalani perawatan, tetapi tidak bisa ditolong sehingga korban meninggal dunia. Korbannya ada 2 pengendara motor tersebut,” beber Kanit Laka.
Atas kejadian menelan nyawa itu, Satlantas Polres Tarakan mengimbau kepada pengendara baik itu mobil atau sepeda motor untuk memperhatikan kembali kondisi fisik pengendara maupun kendaraan yang digunakan.
“Terutama untuk kendaraan yang membawa beban agar disesuaikan lagi antara kecepatan kendaraan, daya tampung dan berat kendaraan sehingga dapat diminimalisir kemungkinan terjadinya laka lantas,” ucapnya.
Sementara itu, warga yang sempat melintas di sekitar lokasi kejadian, menyatakan laka tragis tersebut membuat korban pengendara motor cedera parah.
“Memang mereka bilang tadi di sana sampai patah kaki pengendara motor dan daging paha nya itu ada di mobil memang,” tutup warga Juwata bernama William. (*)
Reporter: Kristianto Triwibowo
Editor: Matthew Gregori Nusa







