Hujan Sejak Pagi, Tarakan Dikepung Banjir

benuanta.co.id, TARAKAN – Beberapa wilayah di Kota Tarakan terendam banjir akibat hujan yang turun sejak pagi tadi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan memberikan peringatan dini atas prakiraan cuaca pada Sabtu, 16 April 2022.

Prakirawan BMKG Tarakan, Totok Dwi Sucahyanto, S.Tr menguraikan dalam prakiraan cuaca BMKG, berdasarkan prediksi BMKG, Kota Tarakan berpotensi hujan mulai pagi hingga sore hari.

“Terjadi hujan lebat disertai petir pada pagi ini pukul 08.00 yang berlangsung beberapa jam hingga pada pukul 11.00 WITA, diprediksi berawan tebal. Kemudian potensi terjadi hujan ringan pada pukul 14.00 hingga 17.00 WITA,” ungkap Prakirawan BMKG Tarakan itu.

Baca Juga :  Konflik Timur Tengah, Pemerintah Pastikan Haji 2026 Tetap Aman dan Sesuai Jadwal

Pun demikian, prakiraan cuaca BMKG menunjukkan pada malam hari berpotensi cerah berawan sejak pukul 20.00 hingga dini hari pukul 02.00 WITA. Selanjutnya sekitar pukul 05.00 WITA hingga 08.00 WITA, prakiraan cuaca menunjukkan berawan.
Kondisi cuaca tersebut diprakirakan terjadi hingga Ahad, 16 Januari 2022.

“Saat pagi hari prakiraan cuaca yaitu berawan tebal pada pukul 05.00 WITA dan juga pukul 08.00 WITA,” tambahnya.

Baca Juga :  Rakor Ketupat Kayan 2026, Siapkan Pos Pam dan Pos Yan di Titik Strategis

Prediksi cuaca tersebut ditujukan untuk semua kecamatan di Kota Tarakan yakni Tarakan Utara, Tarakan Timur, Tarakan Tengah dan Tarakan Barat serta berlaku hingga Ahad, 17 April 2022 pukul 08.00 WITA.

Hujan yang berlangsung beberapa jam sejak pagi ini, dikabarkan memicu banjir pada beberapa titik yang diketahui seperti di Kelurahan Karang Anyar.

“Masih banjir dari pagi. Lokasinya di belakang Hotel Sakura atau Barito lama. Baru 15 menit hujan sudah banjir, intinya Karang Anyar itu gak bisa hujan sedikit,” ungkap warga bernama Thia kepada benuanta.co.id pagi ini.

Baca Juga :  Konflik Timur Tengah Memanas, Jamaah Umrah Tarakan Diminta Tunda Keberangkatan

Sementara itu, warga Kelurahan Pamusian pun menyampaikan bahwa akibat hujan bagian rumahnya terendam air. “Banjir setinggi pergelangan kaki, setiap hujan pasti seperti ini,” ungkap mahasiswi bernama DN yang beralamat di Ladang Dalam. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *