Dipastikan Tidak Ada Gempa Susulan di Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Gempa 3.9 magnitudo yang mengguncang Tarakan sekitar pukul 20.29 WITA pada Selasa, 21 September 2021 dipastikan tidak ada gempa susulan.

Hal itu setelah dikeluarkannya rilis BMKG Manado, jenis dan mekanisme gempabumi memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter.

“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi kedalaman dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal,”imbuh Kepala Stasiun Geofisika Manado, Tony Agus Wijaya, S.Si.

Baca Juga :  Penyaluran THR ASN di Tarakan Tunggu Peraturan Kemenkeu

Berita Terkait : 

Jelasnya, berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan di Tarakan dengan intensitas III-IV MMI atau dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulakan gempa bumi tersebut,” lapornya.

Baca Juga :  Posko Pengaduan Dibuka, Disperinaker Kawal Hak THR bagi 17 Ribu Pekerja Formal di Tarakan

BMKG memastikan hingga pukul 20.55 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

Diberitakan sebelumnya, gempa yang mengguncang Tarakan juga dibenarkan Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi.

“Ya benar ada. Kami sementara masih lakukan pengecekan di Seismograf,” terangnya kepada benuanta.co.id pada Selasa, 21 September 2021.

Kabar lanjutan darinya, gempa tersebut

Baca Juga :  THR ASN Tarakan Dipastikan Cair Sebelum Lebaran

terjadi pada koordinat episenter pada 3.12 LU – 117.66 BT, atau tepatnya berlokasi 27 km Tenggara Tarakan, Kalimantan Utara pada kedalaman hiposenter 10 km. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *