TARAKAN – Vaksinasi tahap pertama yang ditujukan kepada tenaga kesehatan (Nakes) telah berjalan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tarakan menyampaikan, saat ini pihaknya tengah menyiapkan vaksinasi gelombang kedua.
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Tarakan, Irwan mengutarakan, tenaga kesehatan yang telah divaksin sampai saat ini sudah sebanyak 46 % dari total keseluruhan 2.500 orang dan yang memenuhi syarat sebanyak 2.273 orang.
“Sejauh ini tenaga kesehatan yang telah divaksin sebanyak 46 %, namun jumlah nakes akan terus bertambah karena tenaga kesehatan yang ada di faskes negeri dan swasta semua wajib divaksin asalkan memenuhi syarat,” terangnya, Selasa (2/2/2021).
Irwan menjelaskan, saat ini terdapat 15 fasilitas pelayanan kesehatan yang direkomendasikan oleh Dinkes untuk melakukan vaksinasi.
“Alhamdulillah berjalan lancar, semua vaksinator telah kita latih dan kini siap melayani di 15 faskes, walaupun belum faskes semua yang beroperasi,” ujarnya kepada benuanta.co.id.
Pihaknya memastikan, sampai saat ini tidak ada keluhan efek samping dari tenaga kesehatan yang telah divaksin.
“Sampai sekarang tidak ada keluhan ya. Bahkan saya juga yang telah divaksin saat ini baik-baik saja. Memang ada istilah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), maka itu setelah divaksin kita gak bisa langsung pulang, paling tidak menunggu 30 menit untuk melihat ada efek atau tidak,” lanjutnya.
Dinkes Tarakan sampai saat ini masih mempersiapkan vaksinasi gelombang 2 di bulan Februari ini. “Rencana kalau tidak ada perubahan kita akan vaksinasi gelombang 2 di minggu ke 4 Februari. Namun kita di daerah juga harus memantau dan berkomunikasi ke pusat karena bisa saja berubah-rubah tahapan dan ketentuannya,” tuturnya.
“Mari bersama kita dukung vaksinasi dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tuntas Irwan yang diwawancarai di kantor Dinkes Tarakan.(*)
Reporter : Kristianto Triwibowo
Editor: M. Yanudin







