SPPG Gunung Lingkas 003 Diresmikan, Targetkan 2.500 Penerima Manfaat

benuanta.co.id, TARAKAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 003 Tarakan Timur dari Yayasan Aztrada Garuda Jaya yang menjadi bagian dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tarakan telah diresmikan pada Senin (9/3/2026).

Dengan beroperasinya SPPG tersebut, jumlah SPPG yang tercatat di Tarakan kini mencapai 24 unit, meskipun beberapa sempat dihentikan sementara untuk evaluasi.

“Pertama tentu saya menyampaikan selamat atas pembukaan SPPG Gunung Lingkas 003 ini. Dalam catatan kita ini adalah SPPG yang ke-24, walaupun memang ada tiga yang kemarin sempat dihentikan sementara,” ujar Wali KotaTarakan, dr. Khairul.

Baca Juga :  Jelang Ops Ketupat 2026, Satlantas Polres Tarakan Survei Jalur Menuju Pantai Amal

Ia berharap keberadaan dapur MBG tersebut dapat memperluas jangkauan pelayanan gizi bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda. Mengingat program MBG bertujuan untuk memperbaiki gizi anak-anak.

Khairul juga menekankan pentingnya memperhatikan komposisi gizi, higienitas makanan, serta pemanfaatan bahan pangan dari mitra lokal agar program tersebut memberi dampak luas.

“Kita harapkan mitra lokal seperti peternak, petani, dan nelayan bisa diberdayakan. Jadi selain memperbaiki gizi juga ada multiplier effect bagi ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Saat ini, dari total 24 SPPG yang tercatat, sekitar 21 dapur masih aktif beroperasi, sementara beberapa lainnya sempat dihentikan sementara untuk perbaikan. Khairul menegaskan, kewenangan penghentian operasional dapur berada di bawah Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga :  Potensi Hujan Lebat Dominasi Cuaca Tarakan di Penghujung Ramadan

“Yang menyetop dan sebagainya itu kewenangannya dari BGN. Jadi SPPG lain harus belajar dari pengalaman yang sempat dihentikan itu agar standar yang ditetapkan bisa dipenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SPPG 003 Tarakan Timur dari Yayasan Aztrada Garuda Jaya, Abdullah Suhandika, mengatakan dapur MBG tersebut saat ini melayani 942 penerima manfaat pada tahap awal operasional.

“Untuk yang diakomodir sekarang 942 penerima manfaat. Untuk awal running ini dari SMP 03 dan juga TK Pembina 1,” katanya.

Baca Juga :  Konflik Global Dongkrak Harga Emas, Sempat Tembus Rp3 Juta per Gram

Rinciannya, sebanyak 835 siswa berasal dari SMP 03 dan 107 siswa dari TK Pembina 1. Ke depan jumlah penerima manfaat akan ditambah secara bertahap, termasuk untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menurut Abdullah, sesuai standar Badan Gizi Nasional, satu SPPG ditargetkan mampu melayani hingga 2.500 penerima manfaat.

“Karena ada tahapan-tahapan, jadi kami mulai dulu. Nanti akan bertambah lagi termasuk untuk ibu menyusui, balita, dan ibu hamil,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *