benuanta.co.id, TARAKAN – Kepolisian Resor (Polres) Tarakan menanggapi positif deklarasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang dilakukan tokoh agama dan ormas Islam menjelang Bulan Suci Ramadan 1448 H.
Kapolres Tarakan, AKBP Erwin S Manik, menegaskan kepolisian mendukung penuh komitmen bersama tersebut, terlebih dengan adanya surat edaran Wali Kota yang mengatur kegiatan masyarakat selama Ramadan.
“Kami sudah sampaikan juga kepada Pak Wali Kota terkait rencana kegiatan gabungan. Tentunya kami mendukung kebijakan pemerintah yang berkaitan langsung dengan Harkamtibmas,” ujarnya, Jumat (14/2/2026).
Sebagai tindak lanjut deklarasi tersebut, Polres Tarakan mengagendakan pertemuan dengan sejumlah tokoh dan komponen masyarakat usai. Dalam pertemuan itu, membahas bagaimana kegiatan masyarakat selama Ramadan dapat difasilitasi dengan baik tanpa mengganggu ketertiban umum.
Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam deklarasi tersebut antara lain potensi balap liar, lomba lari di jalan raya, hingga aktivitas membangunkan sahur. Menurutnya, balap liar hampir selalu meningkat selama Ramadan sehingga perlu dibahas bersama untuk langkah pencegahan.
“Biasanya memang ramai balap liar, itu nanti menjadi bahan diskusi bersama para tokoh dan komponen masyarakat,” jelasnya.
Ia memastikan akan ada peningkatan patroli, apalagi saat ini masih berlangsung Operasi Keselamatan Kayan sebagai bagian dari cipta kondisi menjelang Idulfitri yang diawali dengan Ramadan. Operasi tersebut akan berakhir pada Minggu, dan selanjutnya kepolisian akan mempersiapkan Operasi Ketupat, sembari menunggu perintah resmi dari Mabes Polri dan Polda.
Tak hanya pengamanan kegiatan masyarakat, Polres Tarakan juga diminta Pemerintah Kota untuk turut serta mengecek ketersediaan bahan pokok dan harga eceran tertinggi (HET). Keterlibatan kepolisian sejauh ini masih sebatas pendampingan.
Terkait potensi pelanggaran seperti penimbunan bahan pangan, lonjakan harga tidak wajar, maupun peredaran uang palsu, pihaknya telah melakukan edukasi dan monitoring. Jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum, kepolisian akan menyiapkan administrasi serta langkah penyelidikan sesuai prosedur.
“Kami juga membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi apabila ada temuan di lapangan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Ramli







