150 Calon Jemaah Haji Tarakan akan Diberangkatkan pada Mei 2025

benuanta.co.id, TARAKAN – Sebanyak 150 calon jemaah haji asal Kota Tarakan dijadwalkan akan berangkat ke Tanah Suci pada bulan Mei 2025 mendatang. Terdapat 7 lansia yang yang mendapatkan perhatian khusus.

Seluruh calon jemaah haji diperkirakan akan berangkat pada Mei 2025. Untuk kloter pertama, dijadwalkan berangkat pada 1 Mei 2025. Sementara kloter kedua berangkat pada 17 Mei 2025.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Tarakan, Muhammad Aslam menuturkan, sejumlah persiapan telah dilakukan khususnya untuk jemaah haji yang berusia lanjut atau lansia agar nyaman saat melaksanakan ibadah.

Baca Juga :  Dinkes Tarakan Akan Buka Layanan Cek Kesehatan Gratis di Posko Operasi Ketupat

Salah satunya, melakukan pendampingan dan pemeriksaan kesehatan para lansia. Selain itu, rutin melakukan pemeliharaan kesehatan dengan melakukan senam pagi jantung sehat. Terdapat 7 lansia yang berusia 80 tahun hingga 84 tahun yang akan diberangkatkan.

“Tidak hanya diberi pendampingan dan pemeriksaan kesehatan, para lansia juga dimungkinkan akan berangkat didampingi keluarganya,” ujarnya, Sabtu (4/1/2025).

Baca Juga :  Posko Pengaduan Dibuka, Disperinaker Kawal Hak THR bagi 17 Ribu Pekerja Formal di Tarakan

Kendati demikian para pendamping lansia akan diberangkatkan jika ada slot yang kosong. Biasanya, terdapat 2 tahap pelunasan jika ke 150 calon jemaah melunasi hal tersebut maka tidak ada pendamping dari keluarga yang ikut.

“Tapi setiap tahun rata-rata Tarakan selalu ada sisa tidak pernah ada berangkat semua ada yang sakit, meninggal, atau tahun depan aja berangkatnya,” ungkapnya.

Kekosongan tersebut bisa diisi oleh keluarga lansia yang juga berencana berangkat ke Tanah Suci. Menurutnya, setiap tahun akan ada slot kosong yang dapat diisi oleh pendamping lansia. Sebab setiap tahunnya selalu ada jemaah yang menunda keberangkatan.

Baca Juga :  15 Speedboat di Pelabuhan Tengkayu I Siap Layani Angkutan Mudik Lebaran

“Tahun 2025 ini, ada 15 jemaah yang menunda keberangkatan. Alasannya beragam mulai dari belum siap berangkat karena menunggu suami, sakit, dan lain sebagainya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Nicky Saputra 

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *