29 Meteran Air Warga Dicuri, PDAM Lapor Polisi  

benuanta.co.id, TARAKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Kota Tarakan melaporkan kasus pencurian meteran air yang belakangan ini marak terjadi di Kota Tarakan ke Polres Tarakan, Rabu, 13 Desember 2023.

Selama dua hari berturut-turut, ada 29 meteran air milik PDAM yang dicuri oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Alam Kota Tarakan, Iwan Setiawan mengungkapkan pencurian meteran air tersebut dalam dua hari dilakukan secara bersamaan dan saat ini Asisten Manajer Pengedopan dan Pencurian Air PDAM Kota Tarakan sudah melakukan pelaporan ke Polres.

Baca Juga :  Akses Darurat Dinilai Sulit, Ribuan Warga Ajukan Pelebaran Jalan Belakang BRI

“Ini juga menjadi perhatian kita dan kami juga berharap pelanggan menjaga meteran airnya,” ungkap Iwan Setiawan, Rabu (13/12/2023).

Lanjutnya, wilayah pencurian meteran air ini terjadi di Juata, Tarakan Tengah dan Tarakan Barat. Namun, kejadian terbanyak terjadi di Tarakan Tengah dan Tarakan Barat. Ia juga membeberkan biaya kerusakan untuk 29 meteran air tersebut mencapai Rp 14.500 juta hingga Rp 17.500 juta tergantung kerusakan yang ditimbulkan.

Baca Juga :  Petugas Kebersihan Tarakan Tak Terima THR, Ini Klarifikasi DLH 

“Satu meteran air sekitar Rp 500 ribu sampai dengan Rp 600 ribu, tergantung kerusakan yang ditimbulkan,” ungkapnya.

Disinggung mengenai biaya ganti meteran air, dikatakan Iwan Setiawan akan ditanggung oleh pelanggan karena sudah diatur dalam Peraturan Direktur Nomor 2 Tahun 2022 Pasal 35 huruf D yang berbunyi, bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan meter air dan rangkaian pipa dinas yang berada di lingkungan rumah atau bangunan pelanggan serta membayar biaya perbaikan dan penggantian apabila terjadi kerusakan akibat dari tindakan kesengajaan atau kelalaian pelanggan sesuai dengan standarisasi harga barang dan jasa yang ditetapkan di Perumda Air Minum Tirta Alam Tarakan.

Baca Juga :  Wow! 99 Personel Polres Tarakan Tes Urine, Begini Hasilnya

“Untuk kasus ini kami mengimbau kepada pelanggan untuk menjaga meteran airnya karena kalau hilang akan dikenakan biaya sekitar Rp 500 ribu per meteran,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *