Thermo Gun Dinilai Merusak Struktur Otak, dr. Devi : Itu Hoaks

TARAKAN – Thermo Gun kerap dijumpai diberbagai tempat sejak maraknya pandemi Covid-19. Alat pengukur suhu ini sempat dinilai dapat merusak struktur otak, Selasa 21 Juli 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes mengatakan terdapat berita hoaks yang beredar saat ini terkait Thermo Gun yang dapat merusak struktur otak.

Baca Juga :  Tarakan Dapat 200 Unit BSPS Tahap Pertama, Fokus di Tarakan Utara dan Barat

“Berdasarkan penjelasan Jubir Pemerintah Penanganan Covid-19, bahwa hal tersebut tidak benar. Thermo Gun hanya mengukur suhu tubuh menggunakan sinar inframerah,” ujarnya kepada awak media, Selasa 21 Juli 2020.

dr. Devi menjelaskan, Thermo Gun tidak menggunakan sinar laser maupun sinar radioaktif seperti X-Ray. Sehingga dapat diluruskan bahwa Thermo Gun tidak merusak struktur otak.

Baca Juga :  Rakor Ketupat Kayan 2026, Siapkan Pos Pam dan Pos Yan di Titik Strategis

“Penggunaan Thermo Gun, dapat menjadi salah satu alat yang dapat memudahkan petugas, khususnya dalam memeriksa suhu tubuh di area publik sehingga dapat dilakukan tindakan dan mencegah penularan Covid-19,” jelasnya.

“Diharapkan kepada seluruh masyarakat agar tidak langsung mempercayai berita yang beredar tanpa tahu sumber yang jelas dan dapat dipercaya,” tutupnya.(*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *