benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Kepolisian Sektor (Polsek) Sesayap, Kabupaten Tana Tidung (KTT) akhirnya melakukan identifikasi dan autopsi terhadap jenazah RA, seorang pria yang ditemukan meninggal dalam kondisi gantung diri.
Diketahui, RA merupakan seorang penata rias yang sempat menggegerkan warga Desa Tideng Pale, karena ditemukan meninggal dalam kondisi gantung diri di Salon miliknya, sekitar pukul 07.30 pagi tadi.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Sesayap KTT Ipda Abu Suhudi mengatakan dari hasil autopsi kematian, polisi menyimpulkan RA murni bunuh diri.
Pasalnya pada jasad RA, tim autopsi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun memar yang diakibatkan oleh benda tajam ataupun benda tumpul.
“Sesuai dengan permintaan keluarga dan kerabat RA, kita pun melakukan autopsi dan dari hasil itu kesimpulannya sudah jelas, RA memang ingin mengakhiri hidupnya sendiri,” kata Kapolsek, saat dihubungi pada Rabu, 21 Desember 2022.
Sedangkan untuk penyakit yang diidap dan diduga kuat sebagai alasan RA nekat untuk mengakhiri hidupnya, Suhudi menyebut pihaknya tidak menemukan jenis penyakit tertentu yang ada pada jasad RA.
“Dari hasil autopsi RA memang diketahui sedang sakit. Tapi tidak dispesifikasikan sakit apa, karena dalam surat keterangan hasil autopsi hanya dikatakan sakit,” bebernya.
Saat ini jasad dari RA telah dikembalikan kepada pihak keluarga. Ia juga berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi kepada masyarakat KTT.
“Kita harap ini kejadian terakhir yang terjadi di KTT, apalagi saat ini momen Natal dan Tahun baru tentu harus kita rasakan bersama keluarga dan kerabat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Yogi Wibawa







