Sempat Pecat Arief Hidayat dan Kini Dikembalikan, DPW PAN Kaltara Tepis Konflik Internal

benuanta.co.id, TARAKAN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) menepis terpaan isu terjadinya konflik di tubuh PAN Kaltara semenjak pemberhentian tetap Khaeruddin Arief Hidayat dari keanggotaan partai oleh DPP PAN.

Meski berbagai proses kepartaian telah ditempuh terkait putusan bebas Arief Hidayat oleh Pengadilan Tinggi Samarinda, namun semua itu berakhir di ketetapan DPP PAN.

Keputusan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yakni membatalkan pemberhentian tetap Khaeruddin Arief Hidayat dan mengembalikan hak serta kewajibannya sebagai kader PAN. Hal itu tertuang dalam SK Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/159/VI/2022, yang ditetapkan pada tanggal 6 juni 2022.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

Sehingga, DPW PAN Kaltara memastikan semua proses tersebut dijalankan sesuai aturan partai dan realita yang ada tanpa terkooptasi kepentingan manapun.

Baca Juga : 

“Tidak benar kalau ada yang menganggap PAN mengalami perpecahan internal. Sejauh ini partai tetap solid dan on the track baik di pusat, wilayah, daerah dan cabang,” ungkap Makbul kepada benuanta.co.id, Selasa siang (7/6/2022).

Baca Juga :  Prabowo Tambah Program Strategis Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat

Politisi PAN ini juga menekankan, termasuk hubungan historis dengan Muhammadiyah menurutnya tetap terpelihara dengan baik. “Insya Allah kejadian ini tidak mengganggu persiapan persiapan partai dalam mensukseskan pemilu 2024,” tambahnya.

Lebih lanjut, DPW PAN Kaltara menguraikan bahwa internal partai telah mengambil keputusan secara cermat dan seksama berdasarkan dinamika dan realitas yang ada. Berbagai keputusan yang ditetapkan partai, kata dia bukan karena kepentingan tertentu dan pesanan pihak tertentu.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata

Kemudian, antara keputusan pertama dan kedua diklaim Makbul tidak bertentangan, lantaran masing-masing keputusan ditetapkan dengan konsideran tersendiri.

“Dasarnya A keputusannya A, dasarnya B keputusannya B. Bagi partai dan kader partai, kejadian ini adalah bagian dari dinamika partai yang akan semakin mendewasakan setiap anggota dalam berpolitik,” tutup Makbul. (*)

Reporter : Kristianto Triwibowo

Editor : Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *