benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Titik kumpul deklarasi Zainal-Ingkong mulai dipadati pendukung sejak pukul 07.00 wita di halaman Hotel Pangeran Khar pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Massa yang datang dengan mengenakan pakaian khas daerah ini datang dari berbagai daerah di Kaltara. Ada yang datang mengenakan kendaraan roda empat, speedboat, dan perahu Ketinting dari daerah hulu daerah-daerah Kaltara.
Tak hanya pakaian khas daerah. Berbagai musik daerah juga dipertunjukkan di titik kumpul deklarasi Ziap. Mulai dari musik daerah Kaltara, Sulawesi, hingga budaya dan musik China yang menurunkan barongsai.
Selain itu, seluruh UMKM yang berada di sekitar titik kumpul deklarasi Ziap digratiskan. Dengan ini para pelaku UMKM merasa sangat diuntungkan oleh adanya massa yang berkumpul di titik kumpul deklarasi.
“Jika ada yang hendak jajan di sini tolong masukan saja ke dalam nota pembayaran saya. Jadi untuk hari ini jangan memasang tarif kepada mereka, biar saya yang bayar,” kata Zainal A Paliwang kepada salah satu pelaku UMKM.
Berkat hal itu, ratusan masyarakat langsung membanjiri dagangan pelaku UMKM dan hal itu pun sangat disyukuri oleh para pelaku UMKM.
“Alhamdulilah dagangan kami jadi sangat laris dan penjualannya juga meningkat dan bisa membuat kami pulang lebih cepat ke rumah,” kata Ayu salah satu pedagang UMKM.
Selain itu, Ryan salah satu pelaku UMKM minuman kopi juga mengaku terdampak dari kegiatan deklarasi ini. Di mana dirinya mampu menjual puluhan gelas kopi hanya dalam waktu beberapa menit saja.
“Meski cape karena dari tadi terus melayani pembeli, tapi alhamdulilah semuanya puas dan saya juga berterima kasih kepada bapak Paliwang yang sudah membantu dagangan kita lari-manis,” pungkasnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor: Nicky Saputra







