TANA TIDUNG – Sejak masuk masa kampanye yang dimulai 26 September lalu, Calon Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali memilih untuk blusukan, berkunjung ke rumah para tokoh, keluarga dan pasar. Perkumpulan masyarakat Jawa, Sulawesi dan Timur, yang telah tinggal dan menetap di Tana Tidung juga disasarnya. Ini sebagai bentuk penghargaan atas keragaman latar belakang masyarakat di Tana Tidung.
Di tahap awal, kegiatan itu fokus di Desa Tideng Pale dan Tideng Pale Timur. Kunjungan dari rumah ke rumah dipilih sebagai salah satu metode kampanye karena lebih mudah dikontrol. Terutama terkait dengan aturan tentang protokol kesehatan, yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam setiap tahapan pemilihan kepala daerah tahun 2020.

Dalam kunjungannya itu, Ibrahim Ali selain meminta doa dan dukungan, juga menyampaikan visi dan tujuannya maju sebagai calon kepala daerah. Ia juga menyampaikan keprihatinan atas kondisi birokrasi, misalnya terkait penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahliannya. Jelas, hal itu akan berimbas pada efektivitas dan efisiensi pekerjaan, termasuk dalam pelayanan publik.
Selain itu, masalah sumber daya manusia, serta ketimpangan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi sorotannya. Pun juga tentang pariwisata dan budaya, yang disebutnya sebagai pekerjaan rumah bagi pemerintahan selanjutnya.
“Tagar salam perubahan tentu kami pilih setelah melihat kondisi dan permasalahan di daerah. Harus ada kemampuan membaca situasi, perencanaan dan langkah strategis, serta komitmen dan keterbukaan atau kebersamaan dengan segenap masyarakat untuk melakukannya. Partisipasi masyarakat dan kerja sama lintas sektor adalah poin penting yang akan kami dorong dan fasilitasi, tak boleh jalan sendiri-sendiri,” tambahnya.

Setelah Tideng Pale dan Tideng Pale Timur, desa-desa lain pun masuk dalam agendanya pada pekan-pekan selanjutnya.
Ketua Tim Pemenangan, Suriansyah saat dihubungi mengaku telah menyiapkan beberapa metode kampanye lain sebagai alternatif. Hal itu dikarenakan sampai saat itu kondisi Pandemi Covid-19 belum usai.
“Tentunya kita selalu mengurus dan mengantongi izin dari pihak terkait, selanjutnya, kita harus sama-sama menjaga, setidaknya dengan memakai masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak,” tutupnya.(*)
Editor : M. Yanudin







