BULUNGAN – Kurang lebih dua Minggu menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Pol Andi Syahriful Taufik, menegaskan komitmennya untuk tidak bekerja sama dengan pelaku tindak pidana narkotika maupun perjudian. Ia juga berjanji akan menindak anggota kepolisian yang terbukti terlibat atau melindungi pelaku kejahatan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Andi Syahriful Taufik saat bersilaturahmi dengan masyarakat di Kaltara. Ia mengaku baru sekitar dua pekan menjabat sebagai Kapolda Kaltara dan meminta dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban.
“Saya bersumpah demi Allah, tidak akan bekerja sama dengan pelaku narkotika, termasuk judi,” tegasnya, Senin (26/10/2026).
Andi mengatakan, dirinya ingin membangun hubungan yang terbuka dengan masyarakat. Ia meminta warga tidak segan memberikan teguran apabila menemukan kekurangan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi sangat penting untuk membantu kepolisian menjaga keamanan di wilayah Kaltara.
Ia juga menegaskan tidak akan menutup mata apabila terdapat anggotanya yang melakukan pelanggaran, terutama jika terbukti terlibat dalam kejahatan narkotika atau melindungi pelakunya.
“Saya juga berjanji akan memproses anggota saya jika mereka memang terbukti terlibat dan melindungi pelaku narkoba,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi turut menceritakan pengalamannya saat bertugas sebelumnya. Ia mengaku pernah mengalami mutasi setelah menangani kasus perjudian dan aktivitas yang dinilainya melanggar aturan.
Pengalaman itu, menurutnya, menjadi bagian dari perjalanan tugasnya sebagai anggota Polri. Kini, ia ingin menjalankan tugas penegakan hukum dengan mengedepankan profesionalitas dan tanggung jawab.
Andi pun mengajak masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus memberikan informasi apabila mengetahui adanya tindak pidana atau perilaku anggota yang menyimpang.
Ia berharap komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga upaya menjaga keamanan di Kaltara berjalan lebih baik.
“Saya mohon, jika ada anggota kami yang masih nakal, tolong ditegur. Kami juga mohon dibantu dengan informasi dari masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina








