DKISP Kaltara Perkuat Kompetensi Digital ASN dan Tenaga Pendidik melalui Sertifikasi Ruijie

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) memperkuat kompetensi digital Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga pendidik melalui Workshop dan Training Sertifikasi Ruijie di Kota Tarakan, Selasa (1/9).

Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Rapat Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara, Kota Tarakan tersebut dibuka langsung oleh Kepala DKISP Kaltara, Dr. H. Iskandar, S.IP., M.Si.

Workshop ini menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola infrastruktur jaringan sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan dan satuan pendidikan.

Baca Juga :  Kirab Merah Putih 2.026 Meter Semarakkan Peringatan Kemerdekaan di Kaltara

Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta lintas sektor yang hadir dari lima kabupaten/kota se-Kaltara.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah hadir. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat,” kata Iskandar.

Menurut Iskandar, transformasi digital dalam penerapan Pemerintahan Digital bukan lagi sekadar pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. Kondisi tersebut semakin penting bagi Kaltara yang memiliki wilayah kepulauan, pesisir, pedalaman hingga perbatasan.

“Wilayah Kaltara sangat luas dan kondisi geografisnya beragam. Karena itu, konektivitas menjadi hal yang sangat penting. Membangun jaringan saja tidak cukup, kita juga membutuhkan orang yang mampu mengelolanya dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat, Gubernur Ajak Jaga Kerukunan Kaltara

Ia mengapresiasi kolaborasi panitia dengan mitra industri Ruijie Networks dalam menghadirkan pelatihan dan sertifikasi berstandar industri.

Menurutnya, kemampuan teknis yang diperoleh peserta diharapkan dapat mendukung pengelolaan jaringan di perangkat daerah maupun satuan pendidikan agar lebih aman, andal, dan optimal.

Di hadapan Kepala Diskominfo kabupaten/kota, pimpinan perangkat daerah, kepala sekolah, dan guru, Iskandar menyampaikan tiga pesan kepada peserta.

Pertama, peserta diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Kedua, ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada sertifikat, tetapi diterapkan di lingkungan kerja masing-masing. Ketiga, peserta diharapkan membangun jejaring dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta satuan pendidikan.

Baca Juga :  Pemprov Kawal Program Listrik Desa hingga Wilayah Perbatasan

“Jangan berhenti pada sertifikat. Ilmu yang diperoleh harus diterapkan di kantor dan sekolah masing-masing. Bangun juga jejaring dan kerja sama,” pesannya.

Iskandar berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan semakin banyak talenta digital di Kaltara yang memiliki kemampuan dalam mengelola sekaligus mengamankan jaringan.

“Kita berharap kegiatan ini melahirkan talenta digital yang kompeten sehingga bisa memberikan manfaat lebih luas bagi percepatan pembangunan ekosistem digital di seluruh Kaltara,” pungkasnya. (dkisp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *