benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Menemui massa peserta aksi, Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala menegaskan Pemprov Kaltara menolak adanya transmigran baru masuk ke Kaltara.
Penyampaian itu pun mendapatkan sorakan bahagia dari ratusan masa yang berunjuk massa. Dikatakan Ingkong Pemprov Kaltara tidak punya lahan untuk transmigrasi baru dan menolak program transmigrasi baru.
“Sesuai instruksi dari Kementerian Transmigrasi yang meminta harus izin Pemda untuk program ini, maka kita di Kaltara memutuskan untuk menolaknya. Karena semua Pemda di Kaltara sudah menyatakan sikap untuk menolak,” kata Wagub Kaltara yang akrab disapa Ingkong pada Senin, 04 Agustus 2025.
Ia menjelaskan program transmigran yang berjalan tahun ini merupakan program utang dari pemerintah daerah masing-masing. Dimana program transmigran yang harusnya berjalan ditahun 2019 lalu, harus mengalami penundaan dikarenakan anggarannya yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19.
“Makanya ada sekitar 55 KK di Bulungan yang belum ditransmigrasi, sehingga baru ditransmigrasikan ditahun ini untuk menyelesaikan tanggung jawab pada program transmigran 2019 lalu,” jelasnya.
“Perlu dicatat juga ini bukan program untuk transmigran dari luar Kaltara, tapi untuk warga lokal atau bisa dibilang transmigran lokal,” jelasnya.
Meski demikian, ia juga menilai kalau pembangunan pada lahan transmigrasi yang sudah ada sejak tahun 1972 lebih baik ditata dan dibangun dengan baik, dari pada harus membuka lagi lahan untuk transmigrasi baru.
“Untuk yang ada saja, belum terbangun dengan baik. Makanya kita berharap agar pemerintah pusat dan daerah bisa lebih fokus kesana agar pembangunan di daerah dapat lebih terasa dan membantu masyarakat Kaltara dalam membangun infrastruktur dan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







