benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala mendorong Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltara untuk perkuat sosialisasi terkait program transmigrasi lokal.
Sehingga masyarakat tidak terpengaruhi dengan dampak negatif isu transmigrasi yang saat ini tengah hangat dibicarakan.
“Kaltara sudah tegas untuk menolak program transmigrasi dari luar Kaltara, selain program transmigrasi lokal. Makanya hal ini harus rutin disosialisasikan,” katanya, Jumat, 1 Agustus 2025.
Ia menjelaskan program transmigran yang berjalan tahun ini merupakan program utang dari pemerintah daerah masing-masing.
Di mana program transmigran yang harusnya berjalan di tahun 2019 lalu, harus mengalami penundaan dikarenakan anggarannya yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19.
“Makanya ada sekitar 55 KK di Bulungan yang belum ditransmigrasi, sehingga baru ditransmigrasikan di tahun ini untuk menyelesaikan tanggung jawab pada program transmigran 2019 lalu,” sebutnya
“Perlu dicatat juga ini bukan program untuk transmigran dari luar Kaltara, tapi untuk warga lokal atau bisa dibilang transmigran lokal,” imbuhnya.
Selain itu ia juga menghimbau agar masyarakat tidak terpengaruhi oleh isu transmigrasi serta menghimbau masyarakat untuk rutin bertanya ke Disnakertrans Kaltara terkait program transmigrasi.
“Artinya kita ingin isu transmigrasi di Kaltara ini jelas dan masyarakat juga harus datang ke Dinas Transmigrasi. Siapa tahu ada masyarakat lokal kita yang ingin ikut program transmigran lokal khusus warga Kaltara,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Endah Agustina







