Jalan Sumalindo Dikerjakan Bersama antara Pemprov Kaltara dan Pemprov Kaltim

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus berkomitmen agar konektivitas infrastruktur menjadi perhatian, seperti yang ada di wilayah perbatasan.

Kunjungan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara ke wilayah perbatasan seperti ke wilayah Apau Kayan Kabupaten Malinau beberapa waktu lalu, salah satu yang diperhatikan adalah masalah jalan. Masih banyak ditemukan jalan yang terbangun belum memadai dan sulit dilalui.

Bahkan sudah ada kesepakatan dari Pemprov Kaltara dengan Pemprov Kalimantan Timur, jalan yang dari Kabupaten Mahakam Hulu (Mahulu) menuju Apau Kayan yang melalui perusahaan Sumalindo akan ditangani bersama.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Akan Terbitkan SE Larangan Gratifikasi Jelang Idulfitri 2026

“Penanganan jalan dari Mahulu ke Apau Kayan sudah ada PKS (Perjanjian Kerja Sama) untuk digunakan bersama. Walaupun belum ada hibah dari Sumalindo, tapi dengan adanya PKS maka pemerintah bisa menganggarkan untuk dikerjakan,” ucap Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala.

Kata dia, tidak hanya untuk dilalui masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Jalan yang nantinya ditangani bersama itu, saat perusahaan akan beroperasi dapat melaluinya juga.

Baca Juga :  Sekprov Pastikan Penataan Jabatan Dituntaskan Secara Bertahap

“Kita akan gunakan dan rawat bersama-sama, nanti jembatannya bisa dibuat permanen,” jelasnya.

Ingkong Ala menyebutkan Pemprov Kaltara untuk penanganan jalan Apau Kayan ke Mahulu akan membantu dari sisi bahan bakar minyak (BBM) untuk alat berat yang melakukan perbaikan jalan yang selama ini rusak berat.

“Kalau dari Gubernur Kaltim menganggarkan dana Rp 28 miliar untuk perbaikan jalan dari Mahulu sepanjang 122 kilometer yang memang rusak berat. Sementara kita mengarah ke Mahulu bantu minyak untuk alat yang kerja,” tuturnya.

Baca Juga :  Wagub Buka Festival Budaya, Perkuat Jati Diri Dayak Agabag Sungai Tulid

Dia menuturkan untuk jalan yang ada di Kaltara mengarah ke perbatasan Kaltim mencapai 200 kilometer lebih. Tujuan perbaikan jalan tidak lain agar mobilisasi bahan pokok ke perbatasan. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *