Tak Disetujui Orang Tua, 110 Pelajar SMPN 1 Nunukan Enggan Divaksin

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sebanyak 110 dari 858 pelajar di SMPN 1 Nunukan menolak disuntikkan vaksin atas permintaan orang tua dan ada yang belum cukup usia minimal 12 tahun untuk menerima vaksin Covid-19.

“Yang belum divaksin harus belajar secara daring saja, yang sudah di vaksin akan mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas,” kata Kepala SMP Negeri 1 Nunukan Rustiningsih, M. Eng, Selasa 5 Oktober 2021.

Baca Juga :  Wabup Nunukan Dukung Optimalisasi Kawasan Mangrove dan Gambut untuk Peningkatan PAD

Pembelajaran PTM terbatas hingga sekarang berjalan dengan baik di Nunukan. Durasi mengajar selama dua jam dengan kapasitas 15 orang untuk satu sesi pertemuan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). “Dua jam itu terdiri dari empat mata pelajaran, yang dibagi 30 menit mereka bisa berkonsultasi kepada guru tentang kendala yang dihadapi,” jelasnya.

Baca Juga :  Irwan Sabri Keluarkan Surat Edaran Penegakan Disiplin ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan

Dia juga akui pembelajaran 30 menit ini tidaklah maksimal, namun ini masih tahap transisi. Pembelajaran daring tetap berjalan, namun mata pelajarannya berbeda dengan yang tatap muka. Banyak manfaat yang didapat jika melakukan PTM. Siswa bisa berinteraksi langsung dengan masing-masing guru.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *