benuanta.co.id, BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau apresiasi PT Berau Coal, Yayasan Buddha Tzu Chi Sinar Mas, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, atas terlaksananya operasi katarak gratis di RSUD dr. Abdul Rivai.
Asisten 1 Setkab Berau, Hendratno pun mengatakan bersyukur bahwa kegiatan pelayanan kesehatan di RSUD dr. Abdul Rivai berjalan kondusif.
“Kita harus bersyukur atas berkah ini yang mana semua ini adalah variabel pemerataan di indonesia salah satunya memang sinergitas dan ini memang kita melayani masyarakat itu bukan suatu beban tapi kewajiban,” ungkapnya, Ahad (16/7/2023).
Menurutnya, kewajiban Pemkab Berau membantu masyarakat yang membutuhkan pada layanan kesehatan memang sangat penting.
“Apalagi didukung dengan sinergitas antara pihak ketiga atau swasta dengan pemerintah. Dalam hal ini yayasan buddha thu chi cabang sinar mas dengan pt berau coal dan teladan ini lah yang kami harapkan bisa di tiru oleh lembaga mana pun,” ujarnya.
Bahkan kata dia, tidak menutup kemungkinan dari pihak manapun bisa berkontribusi dalam kegiatan seperti ini pada tahun berikutnya.
“Dan ini juga kita harapkan bagi seluruh rekan media bisa menyampaikan berita-berita kegembiraan ini kepada seluruh masyarakat Berau,” bebernya.
Ia pun mengungkapkan agar seluruh tim RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb bisa melakukan pemeriksaan mata pasien operasi katarak dengan maksimal.
“Dari 300 total screening semua jadi ada 142 atau 144 yang sudah di laksanakan sampai besok. Dari wilayah pelosok jauh datang,” tuturnya.
Terpisah Direktur Operasional dan HSE PT Berau Coal (BC), Arief Wiedhartono mengatakan BC berkomitmen mendukung program pemerintah.
“Kegiatan hari ini salah satu prioritas bagi pemerintah kita bersinergi dengan rsud kemudian juga kami di support juga dengan yayasan buddha thu chi untuk kegiatan operasi katarak ini,” jelasnya.
Pasalnya, menurut Arief, katarak menjadi salah satu penyakit penyebab kebutaan yang cukup tinggi di Bumi Batiwakkal sehingga menjadi prioritas PT Berau Coal.
“Ke depan nya ya tentunya kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan dinkes untuk khususnya pada kegiatan kesehatan apalagi yang menjadi program prioritas yang memang perlu di dukung,” imbuhnya.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Abdul Rivai, dr. Jusram menambahkan bahwa untuk pelayanan operasi katarak gratis tersebut ada melibatkan 7 dokter.
“Hari ini memang tenaga dokter kita 7 dari jakarta spesialis mata dan satu dari kaltim ketua perdami dan satu dari berau jadi total sembilan orang,” tegasnya.
Hingga kemarin, kata dia sudah selesai 52 orang dan kurang lebih 70 orang yang akan di operasi katarak gratis.
“Secara total yang telah di operasi kurang lebih 140-an orang. Sebenarnya target itu 200 orang hanya saja saat melewati pemeriksaan screening seluruh screening itu ada 400 target kita. 200 yang bisa di operasi ternyata screening berikutnya hanya 140an yang lolos. Dan persyaratan operasi yang mungkin tekanan darah harus stabil,” pungkasnya.(*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Ramli







