Atasi Balap Liar Lewat Ajang Grass Track di Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Balap motor di lintasan seperti yang dipertandingkan di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grass Track Seri 1 Region 4 Kalimantan, diharapkan dapat menjadi penekan aktivitas anak muda yang kerap melakukan aksi ugal-ugalan dan balap liar di jalan raya.

Ketua IMI Kaltara, Sulis Krisbowo menjelaskan kenakalan remaja ini dapat ditekan dengan perlombaan. Selain untuk menyalurkan hobi, ajang seperti ini sangat baik dan mengurangi dampang negatif di dunia permotoran.

Selain itu, Kaltara juga telah mengagendakan 3 kegiatan nasional. Di antaranya Kerjunas Grass Track Seri 1 pada bulan September mendatang.

“Ada juga Kejurnas yang digelar nanti di sirkuit Bulungan, kemudian kita ada juga kegiatan sekali lagi kegiatan Grass Track Seri penutup Regional Kalimantan yang akan dilakukan di perbatasan Nunukan,” jelas Sulis Kriswibowo, Sabtu (11/6/2022).

Ia menerangkan terdapat beberapa kelas yang diperlombakan pada Kejurnas kali ini yang tidak jauh berbeda dengan kelas yang diperlombakan di Kejurprov.

“Cuma kita bedakan kalau Kejurprov-nya diikuti oleh pembalap-pembalap dari Kalimantan ,” katanya.

Pada ajang ini, Sulis menyebut tidak ada aturan baru yang spesifik dalam pelaksanaan grass track. Hanya saja terdapat aturan untuk pembalab yang berhak menerima piala.

“Sebelumnya itu dikurang dari 10 pembalap dalam satu kelas maka yang diberikan juara 1 sampai 3, kalau aturan sekarang ini yang intinya pembalap lebih dari 6 orang semua piala bisa diberikan,” urainya.

Sejauh ini ia juga mengaku jumlah pembalao di Kaltara masih kurang. Ke depannya ia berharap pembalap kategori junior atau pemula dapat bersaing di Kejurnas atau ajang lainnya.

Terpisah, Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Paliwang, M. Hum menerangkan potensi crosser di Kaltara cukup banyak sehingga peluang atlet pebalap bisa muncul dari provinsi termuda ini.

“Mudah-mudahan hasil dari ini dapat kita kirim di Kejuaraan Sumbawa Besar NTB bulan Juni ini, untuk memperlihatkan bahwa Katara juga punya crosser yang hebat,” ujar Gubernur Zainal.

Pada kesempatan ini, Gubernur juga sempat mencoba menjajal motor di lintasan tanah. Terpantau Gubernur menggunakan rompi putih dengan nomor motor 78.

“Dibanding di Nunukan, ini (lintasan) yang berat karena pasirnya dalam. Tapi ini suatu tantangan juga bagi pembalap untuk mengatasi permasalahan di jalur tersebut,” tandas Gubernur. (*)

Reporter : Endah Agustina

Editor : Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *