benuanta.co.id, NUNUKAN – Pelajar anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Sabah, Malaysia akan kembali menerima beasiswa program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM).
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Konsulat RI (KRI) Tawau, Heni Hamidah mengatakan setelah melakukan repatriasi pelajar anak PMI pada bulan Februari lalu, pihaknya akan kembali menyalurkan program ADEM tersebut di tahun ini.
“Tahun ini kita akan kembali repatriasi pelajar anak PMI yang orang tuanya bekerja di Malaysia,” ujar Heni kepada benuanta.co.id, Kamis, (21/7/2022)
Sebagaimana, program beasiswa ADEM atau repatriasi pelajar diperuntukkan untuk pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sabah, Malaysia yang akan melanjutkan pendidikan dijenjang Sekolah Menengah Atas/Kejuaraan (SMA/SMK) di Indonesia.
“Saat ini kita masih sedang dalam tahap seleksi pelajar di masing-masing Community Learning Center (CLC) yang ada di Sabah, Malaysia,” katanya.
Diungkapkannya, karena ini merupakan program beasiswa yang diperuntukkan untuk anak PMI sehingga Konsul RI Tawau masih melakukan seleksi sehingga program ADEM/repatriasi pelajar ini tepat sasaran.
“Setelah lolos seleksi, kita akan segera berangkatkan ke Indonesia, kita rencanakan di bulan September nanti, untuk saat ini belum ada data terkait jumlah pelajar yang dinyatakan lulus untuk repatriasi karena kita masih dalam tahap seleksi,” pungkasnya.(*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Ramli







