benuanta.co.id, NUNUKAN – Hari kedua pencarian warga Desa Tepian yang dimangsa buaya saat menjala di Sungai Sembiling masih terus dilakukan.
Kali ini pencarian korban dilakukan pihak Basarnas Tarakan, BPBD Nunukan dan bersama warga setempat pada Sabtu, 25 Juni 2022.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Tarakan, Dede Hariana mengatakan pihaknya menerima info dari petugas BPBD Kabupaten Nunukan, Yusran, sekira pukul 13.00 wita terkait adanya nelayan yang diterkam buaya di sungai Sembiling, Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Nunukan.
“Ini adalah hari kedua, tim SAR gabungan dengan BPBD Nunukan dan masyarakat setempat, masih melakukan penyisiran dan pencarian terhadap korban. Pencarian masih nihil, dan akan dilanjutkan esok hari (hari ini),” kata Dede Hariana, Sabtu 25 Juni 2022.
Pihaknya memberangkatkan 1 tim Rescue Pos SAR Nunukan, sedangkan sarana yang digunakan mengganggu D-Max, 1 unit RIB (Rigit Inflatable Boat), dan ada peralatan medis 1 set, serta peralatan komunikasi.
Sementara itu, Sub Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Mulyadi menyampaikan sekitar pukul 07.20 wita personel menuju tempat kejadian perkara (TKP) dengan 5 personel Basarnas, dan BPBD sebanyak 2 personel.
“Setibanya tim gabungan di lokasi, kami membagi tugas sekaligus berkoordinasi dan membagi tugas bersama masyarakat setempat dengan pencarian di air dan di darat,” ujarnya.
Kata Mulyadi, sekira pukul 13.26 wita, mendapat infomasi dari warga bahwa menemukan jejak bekas hewan tersebut di daerah tambak tidak jauh dari tempat kejadian.
Pukul 14.00 Wita, personel istirahat di dermaga Desa Tepian, setelah pukul 15.00 Wita personel kembali menyisir aliran Sungai Sembakung Dengan Radius 2 KM dari lokasi tempat kejadian (LKP) ke hulu – ke hilir.
“Karena sudah sore hari, pukul 17.30 wita personel kembali ke dermaga Desa Tepian dilanjutkan breafing guna untuk kegiatan lanjutan. Kesimpulan kegiatan OPS Sar Gabungan hari ini nihil,” jelasnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor : Nicky Saputra







