Membanggakan, Dua Siswa Nunukan Akan Wakili Indonesia ke Regeneron ISEF 2022 Amerika Serikat

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dua Putri asal Nunukan yakni Putri Adinda Irmayati (18) dan Nadia Aulia (19) Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Nunukan berhasil meraih Medali Emas Kompetisi Penelitian Siswa (KoPSI) 2021 di bidang matematika tingkat nasional. Keduanya akan melanjutkan penelitiannya ke lomba Regeneron International Science and Engineering Fair (Regeneron ISEF) 2022.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Nunukan, Khoirul Naim mengatakan kegiatan itu dilaksanakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) tinggal SMA.

Baca Juga :  Debit Air Sembakung Naik Jadi 4,60 Meter, BPBD Nunukan Lakukan Pemantauan Intensif

“Awalnya tidak menyangka bahwa ada siswanya masuk kategori terbaik dan meraih medali emas, ini merupakan prestasi buat kami khususnya SMA Negeri 1 Nunukan, juara ini akan dilanjutkan di tingkat Internasional, yang akan direncanakan di Atlanta Amerika Serikat,” kata Khoirul Naim kepada benuanta.co.id, Senin (25/4/2022).

Kedua siswanya mewakili Indonesia khususnya Kalimantan Utara, Kabupaten Nunukan. Saat ini mereka tengah melakukan pembimbingan langsung dari Kemendikbudristek, diperkirakan keduanya akan berangkat ke Jakarta pada 5 Mei 2022.

Kedua siswa tersebut masih duduk di bangku kelas 12 SMA Negeri 1 Nunukan. Dirinya berharap kepada siswanya agar tetap melanjutkan pendidikan, sedangkan orang tua juga harus bisa mendukung anak-anaknya. “Agar anak-anak ini, bisa meraih cita-cita yang lebih tinggi,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinkes Lakukan Pengawasan Takjil, Sasar Pedagang di Kelurahan Nunukan timur

Selain itu, Putri Adinda Irmayati menyampaikan kompetisi penelitian siswa (KoPSI) saat itu tim dari Nunukan mengambil topik melestarikan Uru’tingkayu piasau sawit (Rumput Laut dan Kelapa Sawit) yang diambil dari bahasa Tidung dan Dayak Nunukan.

Melestarikan Uru’tingkayu piasau sawit dengan melakukan pendekatan trasformasi geometri. “Jadi kami menciptakan batik dan saat itu terinspirasi dari potensi lokal yang ada di Nunukan, seperti rumput laut, kelapa sawit dan tameng. Sedangkan bentuknya kami gunakan rumus matematika sehingga menarik untuk dilihat,” jelasnya.

Baca Juga :  DKPP Nunukan Uji Sampel Pangan di Pasar Inhutani

Ditambahkan Adinda Irmayati, saat ini persiapan sudah dilakukan mulai persiapan pameran nanti, video dan penguploadan sudah siap. “Jadi nantinya siap penilaian pameran dan terakhir itu interview wawancara. Kami optimistis akan lolos,” jelasnya (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *