benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Daerah (Pemda) Nunukan, melalui dinas kesehatan berupaya menargetkan zero kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Namun pemukiman tempat tinggal termasuk perilaku hidup bersih dan sehat belum bisa diterapkan dengan baik oleh masyarakat.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Nunukan Sabaruddin, SKM, mengakui perlu mempersiapkan banyak hal untuk bisa sampai di tahap zero kasus.
“Ini adalah penyakit lama sebagian sudah tidak ada, tetapi ini mulai muncul kembali, maka diprogramkan menjadi zero,” kata Sabaruddin, Ahad (17/4/2022).
DBD jika angka idensi yang tinggi, ditambah kondisi yang belum mendukung seperti tempat pemukiman, perilaku masyarakat membuat sulitnya menuju zero kasus.
“Pada tahun 2021 kasus DBD di Nunukan mencapai 90 terkonfirmasi positif, dan 2 Kasus meninggal dunia,” jelasnya.
“Zero kasus demam berdarah belum dapat dilakukan dikarenakan pemukiman tempat tinggal termasuk perilaku hidup bersih dan sehat belum bisa diterapkan di masyarakat,” tandasnya. (*)
Reporter : Darmawan
Editor : Yogi Wibawa







