Pemkab Nunukan Perketat Pengawasan Pangan di Pasar Tradisional

benuanta.co.id, NUNUKAN – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Idul Fitri, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan melalui Bidang Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan melakukan pengawasan serta pengambilan sampel pangan segar asal tumbuhan dan hewan di sejumlah pasar tradisional, pada Senin (16/03/26).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di beberapa pasar, di antaranya Pasar Inhutani yang merupakan pasar sentral serta Pasar Yamaker.

Baca Juga :  1.287 Peserta Lintas Negara Berkumpul di Nunukan, Iraw Tidung Jadi Ajang Pelestarian Budaya

Pengawas Mutu Hasil Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Eka Retna Ambarwati, SP mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan pangan yang beredar di masyarakat menjelang meningkatnya konsumsi saat Idul Fitri.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengambilan sampel pangan segar asal tumbuhan dan hewan di pasar-pasar tradisional bersama dinas terkait,” ujar Eka.

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas yang diambil sebagai sampel antara lain kangkung, bayam, sawi, kacang panjang, cabai keriting, cabai hijau, cangkok manis, serta daun seledri. Selain itu, petugas juga mengambil sampel pangan segar asal hewan seperti ikan roma, ikan layang, dan cumi-cumi.

Baca Juga :  Di Tengah Polemik Penangkapan Ballpress di Perbatasan Negeri, KADIN Nunukan Dorong Jalur Perdagangan Legal

Setelah pengambilan sampel, tim langsung melakukan pengujian menggunakan alat uji pesticide test kit untuk mendeteksi residu pestisida pada sayuran serta formalin test kit untuk mengetahui kemungkinan adanya kandungan formalin pada produk pangan.

“Setelah pengambilan sampel, kami langsung melakukan pengujian menggunakan alat uji pestisida dan formalin,” jelasnya.

Eka berharap melalui kegiatan pengawasan ini, pangan yang beredar di Kabupaten Nunukan dapat dipastikan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Baca Juga :  Penyelundupan 72 Koli Ballpress Asal Tawau Digagalkan di Sebatik, 3 Mobil Pick Up Turut Diamankan

“Kami berharap pangan yang beredar di Kabupaten Nunukan aman dikonsumsi, baik dari cemaran fisik, biologi maupun cemaran kimia yang berbahaya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *