Status Tanggap Darurat Banjir di Nunukan Berakhir, 4 Ribu Kepala Keluarga Dipastikan Terima Logistik

benuanta.co.id, NUNUKAN– Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Kabupaten Nunukan resmi berakhir pada (8/3/2026).

Kepala Subbidang Evakuasi BPBD Nunukan, Hasanuddin mengatakan, berakhirnya status tanggap darurat banjir tersebut yakni di hari ke-10 bencana terjadi.

“Secara umum ketinggian permukaan air sungai Sembakung pada pagi ini pukul 08.00 WITA terpantau di bawah batas normal permukaan air sungai,” kata Hasan.

Baca Juga :  RSUD Nunukan Optimis Lunasi Sisa Utang Tahun 2027

Untuk aktivitas masyarakat saat ini sudah berjalan normal. Hasan mengatakan, pihaknya mencatat cuaca hari ini terpantau berawan dengan suhu 26 derajat celcius, kelembaban udara 94 persen dan arah angin Barat dengan kecepatan 2,4 km/jam.

Pada pagi tadi, di posko dilakukan penutupan posko tanggap darurat bencana banjir untuk wilayah terdampak banjir di 6 kecamatan yakni Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis, Lumbis Ogong, Lumbis Pensiangan dan Lumbis Hulu.

Baca Juga :  Harga Bahan Pokok di Sebatik Naik, Imbas Tingginya Nilai Tukar Ringgit Malaysia

“Setelah penutupan posko tanggap darurat maka kegiatan lebih lanjut baik pemantauan wilayah akan dilanjutkan dan dilaksanakan oleh personil pos BPBD Kecamatan Sembakung dan Lumbis,” ucapnya.

Dilanjutkannya, bantuan logistik kebutuhan dasar bagi korban terdampak banjir di 6 kecamatan telah selesai di distribusikan dengan total seluruhnya 4.039 KK.

“Status tanggap darurat tidak diperpanjang, sehingga personel gabungan dari Kabupaten yang terdiri dari BPBD, Tagana Dinsos dan PMI kembali ke Nunukan,” tandasnya. (*)

Baca Juga :  Joned: Hubungan Bupati Nunukan dan Wakilnya Tetap Baik

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *