Kamar Bedah Perdana, Pasien RS Pratama Sebatik Kini Tak Perlu Rujukan Operasi ke Luar Daerah

benuanta.co.id, NUNUKAN– Rumah Sakit Pratama Sebatik secara resmi mulai mengoperasikan pelayanan kamar bedah, yang ditandai dengan pelaksanaan tindakan operasi perdana yang dilaksanakan pada Kamis (26/2/2026).

Direktur RS Pratama Sebatik, H. Abdul Rahim mengatakan, ini adalah momentum bersejarah tidak hanya menjadi kebanggaan bagi manajemen dan tenaga kesehatan, tetapi juga membawa harapan besar bagi seluruh masyarakat di perbatasan khususnya di pulau Sebatik.

“Hadirnya pelayanan kamar bedah menjadi simbol nyata dari peningkatan akses layanan kesehatan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih memadai bagi warga di kawasan perbatasan,” ungkap Abdul.

Dikatakannya, peresmian kamar bedah ini merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan penuh kesungguhan.

Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mencakup penataan dan sterilisasi ruangan, kelengkapan peralatan medis, hingga kesiapan sumber daya manusia. Seluruh tim rumah sakit bekerja secara terintegrasi untuk memastikan bahwa pelayanan yang diberikan berjalan aman dan sesuai standar pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Dorong Perlindungan Koperasi dan UMKM Melalui Raperda

Abdul menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya operasi perdana tersebut. Ia menegaskan, beroperasinya kamar bedah merupakan langkah besar dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di wilayah perbatasan.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan operasi perdana di RS Pratama Sebatik. Kehadiran pelayanan kamar bedah ini menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Masyarakat kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk beberapa tindakan operasi yang sudah bisa kami tangani di sini,” jelasnya.

Dikatakannya, selama ini, kebutuhan tindakan operasi tertentu sering kali mengharuskan pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan di luar wilayah Sebatik. Kondisi tersebut tidak jarang menimbulkan tantangan tersendiri, baik dari sisi waktu, biaya, maupun kondisi pasien. Dengan mulai berfungsinya kamar bedah, proses penanganan medis kini dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Baca Juga :  4 Ribu Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Kabupaten Nunukan

Fasilitas kamar bedah RS Pratama Sebatik telah dipersiapkan sesuai dengan kapasitas dan kemampuan rumah sakit. Setiap aspek pelayanan dirancang dengan mengutamakan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

“Tenaga medis yang bertugas, baik dokter maupun perawat, telah menjalani berbagai tahapan persiapan dan koordinasi untuk memastikan mutu pelayanan tetap terjaga,” tambahnya.

Momentum ini juga mencerminkan semangat pengabdian tenaga kesehatan di wilayah perbatasan. Di tengah berbagai keterbatasan, dedikasi untuk menghadirkan layanan yang semakin baik terus menjadi landasan utama.

Baca Juga :  Safari Ramadhan 1447 H, Irwan Sabri Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Dukung Pembangunan

Kamar bedah bukanlah akhir dari upaya pengembangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Evaluasi, peningkatan kapasitas, serta penguatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami menyadari bahwa kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga. Oleh karena itu, kami akan terus berbenah, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, serta memastikan setiap pelayanan diberikan secara profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” pungkasnya.

Beroperasinya pelayanan kamar bedah di RS Pratama Sebatik diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Pulau Sebatik. Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan kesehatan dasar dan rujukan di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *