Cegah Balap Liar, Polres Nunukan Patroli hingga Dini Hari

benuanta.co.id, NUNUKAN– Kepolisian resor (Polres) Nunukan gencar melakukan patroli malam di wilayah-wilayah yang rawan dijadikan arena balap liar selama bulan suci Ramadan.

Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas mengatakan, patroli rutin yang dilaksanakan personelnya dilakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat dari aksi balap liar yang sangat meresahkan warga.

“Balap liar ini memang kebiasaan anak muda yang kerap dilakukan selama bulan Suci Ramadan, jadi dari tahun ke tahun pasti kita selalu jumpai aktivitas balap liar seperti ini,” kata Boni.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Nunukan Gelar Sosialisasi dan Pendampingan Penginputan E-Monev dan E-SAKIP 2026

Dikatakannya, untuk mencegah terjadinya balap liar, pihaknya melalui Satlantas Polres Nunukan dan personel perintis Samapta Polres Nunukan melakukan patroli di malam hingga dini hari.

“Kita sudah petakan spot-spot yang biasa digunakan sebagai arena balap liar seperti di Jalan TVRI, Jalan Lingkar dan di area Islamic center Nunukan. Personel kita akan lakukan pengawasan dan patroli di wilayah tersebut untuk memutus rantai kesempatan balap liar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tak Hanya Krayan, 5 Kecamatan di Kabupaten Nunukan Turut Dilanda Banjir

Bahkan, pihaknya telah mengamankan sejumlah kendaraan bermotor yang digunakan balap liar hasil dari patroli yang dilakukan oleh personelnya. Boni menyampaikan pesan khusus kepada anak muda dan remaja agar tidak melakukan kegiatan-kegiatan seperti balap liar dan perang sarung karena dapat merugikan diri sendiri, membahayakan keselamatan nyawa dan mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  Satpol PP Nunukan Masih Temui Adanya Pelajar Berkeliaran di Jam Malam

“Saya menghimbau agar anak-anak muda marilah kita sama-sama melakukan aktivitas yang kiranya lebih positif baik untuk diri kita dan untuk sekitar kita, serta mengisi waktu di bulan Ramadan ini dengan kegiatan-kegiatan keagamaan,” jelasnya.

Selain itu, Boni juga menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan dan tidak membiarkan anak yang masih di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *