benuanta.co.id, NUNUKAN – Musibah kebakaran menghanguskan tiga unit rumah yang berada di Jalan Rimba RT 09 Kelurahan Nunukan Tengah Kabupaten Nunukan, Selasa (27/1/2026) dini hari.
Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin mengatakan, rumah yang terbakar adalah milik Philipus Mori, Abdullah Tangsi dan satu warga lain yang belum diketahui identitas penghuninya.
“Diduga sumber awal api berasal dari rumah yang belum diketahui penghuninya lalu menjalar ke rumah Phlilipus Mori kemudian merambat ke rumah Abdullah Tangsi yang berada di sampingnya,” ungkap Wahyudi.
Dikatakannya, pihaknya menerima informasi kebakaran sekira pukul 03.18 WITA. Berbekal informasi itu, pihaknya langsung menurunkan enam unit mobil armada. Rinciannya, empat unit dari mako utama dan dua unit lagi bantuan dari Sektor Tanah Merah.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan tindakan pemadaman. Lantaran rumah yang terbakar berbahan kayu sehingga kobaran api cepat membesar dan menjalar.
“Titik fokus pemadaman selain di rumah yang sudah terbakar, petugas juga melakukan penyekatan atau isolasi api dari sisi bangunan yang belum terbakar,” jelasnya.
Sekitar setengah jam kobaran api berhasil dijinakkan sehingga petugas langsung melakukan pendinginan kurang lebih satu jam untuk memastikan api benar-benar padam.
“Rumah Pak Philipus Mori ini ada dua lantai berbahan kayu, begitu juga rumah Pak Abdullah Tangsi juga dua lantai semi permanen. Kami melakukan pendinginan secara maksimal, karena terkadang masih ada bara api yang kemungkinan masih bisa menyala,” jelasnya.
Wahyudin mengungkapkan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Sementara informasi lain dari warga sekitar, dugaan api berasal dari rumah yang berada di belakang rumah milik Philipus Mori dihuni oleh pemulung tanpa seizin pemilik rumah.
“Penyebab pasti kebakaran masih diselidiki oleh pihak yang berwenang, tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam peristiwa ini, sedangkan kerugian harta benda masih dalam proses perhitungan,” tutupnya. (*)
Reporter : Novita A.K
Editor: Endah Agustina







