benuanta.co.id, NUNUKAN – Sepanjang tahun 2025, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan telah menangani laporan evakuasi non kebakaran sebanyak 529 kali, tertinggi adalah evakuasi gangguan ular 260 kali.
Disusul evakuasi sarang tawon atau lebah yang bersarang di sekitar rumah warga 144 kali, biawak 36, evakuasi pelepasan cincin 30, pohon tumbang 21 kali dan lain sebagainya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Wahyudi Kawariyin, mengatakan dengan melihat data tersebut, damkar bukan hanya melakukan pemadaman kebakaran saja.
“Selain melakukan tugas utama sebagai garda terdepan dalam pemadaman kebakaran, damkar juga melakukan tugas evakuasi penyelamatan, terhadap gangguan hewan yang berada di lingkungan warga,” ujar Wahyudi, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya selama tahun 2025, evakuasi ular merupakan yang terbanyak dilaksanakan oleh Damkar, terutama pada kondisi datangnya musim hujan sangat mendukung mempercepat proses perkembangbiakan hewan melata seperti ular.
“Warga diimbau tetap waspada dan hati-hati terhadap keberadaan gangguan hewan yang dapat membahayakan, bila perlu pertolongan dan bantuan, silahkan hubungi petugas,” pungkas Wahyudi. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Yogi Wibawa







