Lapas Nunukan Tes Urin 739 Napi Narkotika, Ini Hasilnya

benuanta.co.id, NUNUKAN– Dukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Lapas Kelas IIB Nunukan melakukan tes urine bagi pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Nunukan, Puang Dirham menyampaikan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui Direktur Kepatuhan Internal (Dirpatnal) kepada seluruh Kepala Rutan dan Kepala Lapas.

Pelaksanaan tes urine dilaksanakan di Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Nunukan dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nunukan serta Polres Nunukan

Baca Juga :  Penyesuaian Jam Layanan Rawat Jalan RSUD Nunukan Selama Ramadan 

“Keterlibatan lintas instansi ini menjadi bentuk sinergi, transparansi, serta penguatan pengawasan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan,” kata Puang.

Diungkapkannya, kegiatan tes urine ini diikuti oleh 73 orang petugas dari 78 orang petugas, dengan keterangan 5 orang petugas cuti, serta 739 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang menjalani pidana narkotika.

“Kita libatkan seluruh unsur tidak hanya warga binaan tapi juga bagi petugas kita, ini merupakan langkah strategis dan menyeluruh dalam memastikan bahwa lingkungan kerja dan pembinaan di dalam Lapas benar-benar terbebas dari pengaruh dan peredaran narkoba,” tegasnya.

Baca Juga :  Satpol PP Nunukan Masih Temui Adanya Pelajar Berkeliaran di Jam Malam

Puang mengatakan, Tes urine dilaksanakan dengan prosedur yang ketat, terukur, dan profesional, serta diawasi langsung oleh petugas berwenang guna menjamin objektivitas dan akuntabilitas hasil pemeriksaan.

“Dari hasil tes yang dilakukan, seluruh sampele dinyatakan negatif,” bebernya.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pencegahan dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika yang dapat berdampak pada menurunnya disiplin, integritas, serta terganggunya stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Baca Juga :  Dinkes Lakukan Pengawasan Takjil, Sasar Pedagang di Kelurahan Nunukan timur

“Ini merupakan komitmen kita bersama dalam memperkuat integritas seluruh jajaran, meningkatkan pengawasan internal secara berkelanjutan, serta membangun budaya kerja yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan narkoba,” jelasnya.

Kegiatan tes urine tidak hanya dipandang sebagai kegiatan rutin semata, tetapi sebagai bagian dari upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, serta sarana penguatan disiplin dan profesionalisme aparatur pemasyarakatan. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *