Luapan Air di Sembakung Capai Level 4, BPBD Ingatkan Warga Tetap Waspada

benuanta.co.id, NUNUKAN– Kondisi banjir yang terjadi di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, kini memasuki fase waspada.

Kepala Sub Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Basir mengatakan, berdasarkan pantauan pada patok ukur BPBD Kabupaten Nunukan, tinggi muka air telah menyentuh level 4.

“Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa luapan air sungai telah merendam pemukiman warga serta berbagai fasilitas vital,” kata Basir.

Dikatakannya, meskipun curah hujan lokal tidak ekstrem, banjir kali ini dipicu oleh kiriman air dari hulu, tepatnya dari Sungai Pansiangan yang melintasi Kecamatan Lumbis Pansiangan. Volume air yang sangat tinggi dari hulu mengakibatkan kenaikan level air yang sangat signifikan pada aliran utama Sungai Sembakung.

Baca Juga :  Stok Darah di PMI Nunukan Masih Aman, Imbau Masyarakat Tetap Rutin Donor

Basir menyampaikan, berdasarkan dokumentasi lapangan, genangan air dilaporkan telah masuk hingga ke lantai ruangan di berbagai objek vital. Seperti fasilitas pendidikan, gedung-gedung sekolah mulai terendam, bahkan Kantor Kecamatan Sembakung tergenang.

Tak hanya itu, Markas Koramil Sembakung juga terdampak luapan. Selain itu sejumlah tempat ibadah warga mulai dimasuki air.

“Kondisi ini praktis mengganggu aktivitas pelayanan publik dan melumpuhkan roda ekonomi masyarakat setempat,” ucapnya.

Baca Juga :  Sukseskan Pemutakhiran Data Tunggal 2026, Pemkab Sinergi Bersama BPS Nunukan

Menanggapi situasi darurat ini, pihak terkait telah mengambil kebijakan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang terendam. “Langkah ini diambil untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga anak didik dari potensi penyakit menular yang sering terbawa air banjir,” terangnya.

Sementara itu, Pemerintah Kecamatan bersama Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) dan instansi terkait tidak tinggal diam. Tim gabungan kini melakukan monitoring selama 24 jam penuh untuk memantau fluktuasi ketinggian air di Sungai Sembakung.

Baca Juga :  4 Ribu Kepala Keluarga Terdampak Banjir di Kabupaten Nunukan

Petugas di lapangan menyatakan kesiapsiagaan penuh untuk melakukan evakuasi mandiri maupun massal bagi warga yang rumahnya sudah tidak layak huni akibat tenggelam total.

“Kita juga himbau warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan diri ke posko pengungsian jika debit air terus meningkat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *