17 Tahun Mengabdi Sebagai Staf Honorer, Penantian Herman Menjadi PPPK Berbuah Manis

benuanta.co.id, NUNUKAN– Selama 17 tahun mengabdikan diri sebagai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, Herman, staf Pelayanan Medik RSUD Nunukan akhirnya dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu, pada Senin (8/12/2025).

Herman yang akrab disapa Kang Abi ini mendapatkan kesempatan untuk memimpin pembacaan ikrar PPPK Paruh Waktu di hadapan Bupati Nunukan, H Irwan Sabri dan 2.511 PPPK lainnya yang turut dilantik.

Ia berdiri di barisan belakang bersama rekan-rekannya, sempat tertegun dan tak menyangka akan mendapat amanah sebesar itu. Namun, dorongan semangat dari peserta dan tatapan bangga para pejabat membuatnya melangkah maju.

Baca Juga :  DKPP Nunukan Uji Sampel Pangan di Pasar Inhutani

Suasana ruangan mendadak hening saat Herman berada di belakang mikrofon. Suaranya terdengar bergetar, bukan semata karena gugup, tetapi karena perjalanan panjang selama 17 tahun sebagai tenaga honorer kembali terbayang di benaknya.

“Saya sangat bersyukur, sejak 2008 menjadi honorer sampai 2025, akhirnya hari ini bisa dilantik,” ucap Herman.

Kalimat itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta pelantikan. Beberapa terlihat ikut mengusap mata. Herman telah memulai pengabdiannya sejak masih sangat muda. Bertahun-tahun bergulat dengan ketidakpastian status, sering gagal dalam seleksi, tetapi tetap bertahan karena kecintaannya pada pekerjaan di pelayanan medis.

Baca Juga :  Wujudkan Data Sosial dan Ekonomi yang Akurat, Pemkab Nunukan Gelar Pelatihan Petugas Pemutakhiran DTSEN

Bagi rekan-rekannya, Herman adalah sosok sederhana yang tidak pernah mengeluh meski perjuangan begitu panjang.

“Ini hadiah terbesar untuk keluarga saya dan buat teman-teman honorer yang ikut berjuang selama ini,” tambah Herman.

Bupati Irwan Sabri tampak memberikan anggukan bangga kepada Herman. Menurutnya, kisah seperti Herman adalah bukti dedikasi dan loyalitas tidak pernah hilang di tengah dinamika birokrasi.

Baca Juga :  Dinkes Lakukan Pengawasan Takjil, Sasar Pedagang di Kelurahan Nunukan timur

Pelantikan PPPK Paruh Waktu tahun ini bukan sekadar seremoni administratif. Bagi Herman, dan mungkin ribuan pegawai lainnya, hari itu adalah penutup dari masa penantian panjang dan awal dari babak baru sebagai ASN yang akhirnya diakui dan dihargai. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Alhamdulillah y diangkat suami saya sama sudah 17 thn lebih malah ini dah mo 18 tahun nggak masih tetep alasannya blud padahal awal dl apbd karena apbd dihapus ganti blud gajinya dialihkan k blud karena saat itu yg ada penganggaran hanya di blud yg bisa.. rasanya gimana gitu y alloh semoga diberikan yg terbaik.. aamiin..