benuanta.co.id, NUNUKAN – Perkuat aspek pertahanan sekaligus menjadi bentuk kolaborasi dalam mengoptimalkan pemanfaatan potensi lokal di wilayah perbatasan, Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia (RI) Universitas Padjadjaran (Unpad) bersama Brigjen TNI Dr. Saripudin, S.Sos., M.Si., Direktur Perencanaan (Dirren) Kodiklat TNI-AD melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kecamatan Sei Menggaris.
Anggota Tim Ekspedisi Patriot Unpad Nunukan, Ahmad Rifki Nurfebriansyah, menjelaskan rombongan melakukan diskusi bersama Camat Sei Menggaris mengenai pengembangan potensi lokal. Dalam diskusi tersebut, Brigjen TNI Dr. Saripudin, menilai wilayah Sei Menggaris memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan komoditas unggulan.
Menurutnya, pengembangan potensi lokal memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dalam aspek keamanan dan pertahanan, mengingat wilayah ini berada di perbatasan wilayah. Kolaborasi yang kuat menjadi faktor utama agar proses pengembangan kawasan dapat berjalan optimal.
“Dalam diskusi tersebut, Sei Menggaris sebagai kawasan transmigrasi di wilayah perbatasan memiliki potensi besar dalam pengembangan komoditas unggulan. Namun, pengembangan ini harus membutuhkan dukungan dari seluruh pihak terkait,” ujar Ahmad Rifki, Jumat (5/12/2025).
Selain itu, rombongan juga mengunjungi Pos Gabma TNI untuk meninjau kondisi personel serta kesiapsiagaan pengamanan perbatasan. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pertahanan dan keamanan dalam menjaga stabilitas kawasan perairan maupun daratan.
Sementara itu, Brigjen TNI Dr. Saripudin memberikan apresiasi terhadap Desa Srinanti sebagai salah satu kawasan transmigrasi yang berhasil memanfaatkan dan mengembangkan potensi lokal secara optimal.
“Pengembangan potensi lokal seperti hasil perkebunan seperti tomat, dan mendorong pengembangan ini harus berkelanjutan dengan kolaborasi yang kuat,” ucapnya.
Saripudin menyimpulkan wilayah perbatasan bukanlah kawasan yang dilindungi, melainkan kawasan strategi yang harus dikembangkan secara berkesinambungan sebagai etalase negara. Beliau berharap pemerintah daerah memberikan perhatian serius agar potensi wilayah perbatasan dapat dimanfaatkan secara optimal dan akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







