1.380 Pasang Sepatu Karet Ilegal Asal Malaysia Gagal Diselundupkan ke Malinau

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tim gabungan Quick Response Lanal Nunukan bersama Satgas Marinir Ambalat  XXXI dan tim Kopaska Ops Yudha Dharma 02, Guspurla Koarmada II berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang ilegal berupa sepatu karet asal Tawau, Malaysia.

Komandan LANAL Nunukan, Kolonel Laut (P) Primayantha Maulana Malik mengatakan, penyelundupan barang ilegal ini berhasil diungkap pada Selasa (24/11/2025).

“Total barang bukti yang berhasil kita amankan yakni 1.380 pasang sepatu karet asal Malaysia yang hendak di selundupkan ke Kabupaten Malinau,” kata Primayantha Jumat (28/11/2025) sore.

Diungkapkannya, awalnya Tim Satgas Lanal Nunukan sedang melaksanakan operasi selama 1 pekan terkahir ini di beberapa pelabuhan tradisional yang digunakan sebagai pintu masuk barang-barang ilegal dari Tawau Malaysia, mengingat masih marak peredaran barang seperti ballpres.

Baca Juga :  RSUD Nunukan Target Peningkatan Sarana dan Prasarana, Salah Satunya Cathlab

Saat itu, sekira pukul 09.00 WITA, tim mendapatkan informasi dari tawau bahwa terdapat muatan sepatu dalam bentuk karung yang dimuat di perahu.

Muatan sepatu tersebut disimpan di dalam palka tengah dan diatasnya tertumpuk muatan pecah belah, tim lalu memutuskan agar membiarkan perahu tersebut masuk ke pangkalan tradisional Lalosalok terlebih dahulu sebelum dilakukan pemeriksaan muatan.

“Kita langsung koordinasi dengan pihak Bea Cukai Nunukan, kita menanyakan apakah barang tersebut termasuk thrifting atau bukan dan apakah dapat dilakukan penindakan,” ucapnya.

Baca Juga :  Satpol PP Nunukan Siagakan Personel di Sejumlah Titik Pengamanan Festival Semarak Ramadan

Dari hasil koordinasi bahwa barang tersebut bukan thrifting namun tetap bisa dilakukan penindakan karena melanggar aturan kepabeanan pasal 102 undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan 1.380 pasang sepatu karet asal Tawau, Malaysia yang dikirm oleh inisial HY dari informasi yang didapat bahwa sepatu tersebut akan dikirim sampai ke Malinau.

“Saat ini kita mengamankan dua orang motoris yakni RS dan MK, dan sudah kita serahkan ke Bea Cukai Nunukan untuk dilakukan pendalaman,” jelasnya.

Baca Juga :  Penyaluran Logistik ke Kecamatan Terdampak Banjir Sembakung Mulai Didistribusikan

Primayantha menyamarkan, 1.380 pasang sepatu itu serahkan kepada kantor Bea Cukai Nunukan sebagai leading sector dalam penanganan kasus penyelundupan sepatu karet asal Tawau Malaysia untuk proses lebih lanjut.

“Penindakan ini tidak lepas dari sinergitas yang baik diantara TNI AL dan stakeholder terkait, dan komitmen kami dalam memberantas penyelundupan barang ilegal di perbatasan,” tutupnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *