benuanta.co.id, NUNUKAN — Festival Pemuda Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Nunukan 2025 resmi ditutup dengan penuh semangat dan harapan besar. Penutupan yang digelar secara meriah ini dirangkaikan dengan penyerahan dana apresiasi kepada para penggiat olahraga yang berhasil meraih medali pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen penting untuk memperkuat kapasitas, karakter, dan peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah. Ia menyoroti bahwa fokus kegiatan yang meliputi penanaman nilai-nilai mitigasi kekerasan seksual serta penumbuhan minat dan bakat generasi muda merupakan bentuk nyata komitmen KNPI dalam membentuk pemuda yang unggul, tangguh, dan berdaya saing.
“Kita barusan lihat pemberian komitmen kolaborasi lintas sektor. Ini merupakan kegiatan KNPI Parenting yang bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Semoga memberikan dampak positif dalam upaya perlindungan serta pencegahan kekerasan terhadap anak dan kekerasan seksual di Kabupaten Nunukan,” kata Irwan Sabri, Ahad (10/8/2025).
Ia juga mengajak seluruh elemen pemuda untuk menjadi bagian dari energi baru pembangunan daerah, mengingat tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks dan dinamis.
“Kita sedang bergerak menuju lompatan pembangunan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, digitalisasi, ketahanan pangan, energi, hingga penguatan ekonomi kreatif. Dalam semua itu, pemuda adalah kunci. Mari kita satukan langkah, mantapkan kolaborasi dan kobarkan semangat kepeloporan,” tegasnya.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi pemuda, Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) turut menyerahkan bonus senilai total Rp33 juta kepada para atlet yang mengharumkan nama daerah dalam ajang Fornas VIII 2025 di NTB.
Dari hasil pertandingan, kontingen Nunukan berhasil membawa pulang 9 medali, terdiri 2 medali emas (beregu) – bonus Rp7 juta per medali, 1 medali perak (beregu) – bonus Rp5 juta, 6 medali perunggu, terdiri dari 3 medali perunggu beregu – bonus Rp3 juta per medali, dan 3 medali perunggu perorangan – bonus Rp2 juta per medali
Penyerahan bonus ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, namun juga motivasi agar para atlet dan pemuda Nunukan terus mengasah kemampuan dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







