benuanta.co.id, NUNUKAN — Sebuah prestasi membanggakan ditorehkan oleh Eddy, Kepala Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan. Eddy berhasil meraih Penghargaan PJA Award 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (KEMENKUMHAM–BPHN).
Prestasi ini menjadi semakin istimewa karena Eddy merupakan satu-satunya perwakilan dari Kabupaten Nunukanyang berhasil lolos hingga tahap akhir dan menerima penghargaan tersebut. Ia mewakili para Kepala Desa se-Kabupaten Nunukan dalam ajang bergengsi tingkat nasional itu.
PJA Award 2025 diikuti oleh 2.173 Kepala Desa dan Lurah dari seluruh Indonesia. Pada tahap awal seleksi, hanya 1.380 peserta yang berhasil lolos. Proses seleksi berlangsung sejak Februari hingga Juli 2025, mencakup berbagai kegiatan seperti pelatihan, aktualisasi, dan penyusunan laporan program.
Dari 1.380 peserta tersebut, sebanyak 802 Kepala Desa dan Lurah dinyatakan lulus dan meraih Gelar NLP (National Legal Promoter). Tahap akhir seleksi kemudian menyaring kembali hingga tersisa 130 penerima PJA Award 2025.
“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga karena bisa menjadi bagian dari 130 Kepala Desa dan Lurah terbaik se-Indonesia. Ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bisa membawa nama baik Kabupaten Nunukan di tingkat nasional,” kata Eddy, Senin (4/8/2025).
Ia mengakui bahwa proses seleksi sangat kompetitif dan menuntut dedikasi penuh, kerja keras, serta hasil nyata dalam aktualisasi program hukum dan pemberdayaan masyarakat. “Alhamdulillah, berkat usaha maksimal dan nilai yang memuaskan, saya bisa menorehkan prestasi ini,” tambahnya.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para Kepala Desa lainnya di Kalimantan Utara untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan hukum dan kesadaran masyarakat di tingkat desa. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







