Gotong Royong TNI dan Warga Perbaiki Jalan Desa di Kecamatan Lumbis

benuanta.co.id, NUNUKAN – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonarmed 11 Kostrad Pos Simantipal melakukan gotong royong bersama masyarakat memperbaiki jalan desa di wilayah Mansalong, Kecamatan Lumbis Induk, Kabupaten Nunukan.

Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra mengatakan kegiatan ini disebut tidak sekadar sebagai bentuk bakti fisik, melainkan juga sebagai wujud nyata kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam memperkuat infrastruktur dasar, yang selama ini masih menjadi tantangan utama di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.

Baca Juga :  Inflasi Nunukan 4,22 Persen, Tekanan Harga Dinilai Masih Terkendali

Ia menyampaikan kehadiran prajurit TNI di perbatasan tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah tetapi juga sebagai agen pembangunan sosial.

“Kami ingin menjawab kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui pembangunan akses jalan. Ini bagian dari komitmen kami untuk hadir dan bekerja bersama rakyat,” kata Gde Adhy.

Adhy menyampaikan, perbaikan jalan ini dilakukan dengan penimbunan dan perataan material, ditujukan untuk mempermudah mobilitas warga yang selama ini terganggu akibat kondisi jalan yang rusak parah. Terutama saat musim hujan.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan dan Danlanud Bersinergi Jaga Keamanan di Perbatasan

Diketahui ruas jalan tersebut sangat vital bagi akses pendidikan, kesehatan, hingga distribusi kebutuhan pokok.

Salah satu tokoh masyarakat, Yakup, menuturkan keberadaan TNI di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga mitra pembangunan.

“Selama ini kami kesulitan melewati jalan ini. Dengan adanya perbaikan dari bapak-bapak TNI, kami merasa sangat terbantu. Ini menunjukkan bahwa TNI benar-benar hadir untuk rakyat,” tuturnya.

Langkah karya bakti ini juga menjadi momentum edukatif, memperkenalkan pentingnya gotong royong sebagai nilai sosial yang harus terus dipupuk di tengah masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Kaltara Dorong Perlindungan Koperasi dan UMKM Melalui Raperda

Sehingga, dengan semangat kolaboratif antara TNI dan warga menjadi cerminan pembangunan bukan semata tugas pemerintah, melainkan juga tanggung jawab bersama.

“Moto kami jelas, bersama rakyat TNI kuat, kita menunjukkan bahwa pengabdian kepada negara dapat dilakukan dari berbagai sisi, menjaga batas negeri, membangun infrastruktur, dan mempererat ikatan sosial dengan masyarakat di perbatasan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *