benuanta.co.id, NUNUKAN – Dalam rangka Operasi Patuh Kayan 2025, Satuan Lalu Lintas Polres Nunukan mengumpulkan sejumlah sopir truk yang ada di Nunukan.
Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Adek Taufik melalui PS Kanit Kamsel Satlantas Polres Nunukan, Bripka Andi Irfan menyampaikan hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi mengenai keselamatan kendaraan Over Dimensi dan Over Load (Odol).
“Kita kumpulkan sopir-sopir truk memberikan sosialisasi terkait Odol dan larangan ada penumpang atau orang di atas bak-bak truk,” kata Irfan.
Irfan menyampaikan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada para sopir terkait risiko besar dari kendaraan over dimensi dan over load. Penindakan bukan semata-mata sanksi, tapi langkah preventif demi keselamatan bersama.
Hal ini dilakukan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, mengantisipasi kecelakaan, serta meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.
Sasaran utamanya pengemudi kendaraan angkutan barang yang berpotensi melanggar aturan muatan berlebih, maupun dimensi kendaraan yang tidak sesuai standar.
“Kita berikan edukasi dan imbauan kepada para pengemudi untuk memperhatikan batas muatan kendaraan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain itu, kita juga mengingatkan kepada sopir-sopir truk agar tidak melakukan modifikasi kendaraan yang melampaui batas dimensi standar, karena berisiko membahayakan keselamatan pengemudi dan pengguna jalan lainnya,” tandasnya.
Satlantas Polres Nunukan berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran terhadap para sopir truk saat mengangkut barang dan berkendara. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







