benuanta.co.id, NUNUKAN – Pertamina Regional 3 Zona 10 Tarakan Field melakukan pengeboran sumur eksplorasi Sembakung Deep (SBKD) – 001 2025 yang berlokasi di Kabupaten Nunukan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, khususnya warga Kecamatan Sembakung dan sekitar.
Ketua Dewan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Provinsi Kalimantan Utara, H. Sura’i, memberikan tanggapan positif terhadap langkah tersebut. Ia menegaskan pada 25 Juni 2022 lalu, pihaknya bersama Pertamina Tarakan Field dan kepala adat Kecamatan Sembakung menandatangani tiga perjanjian kerja.
Dalam kesepakatan itu, AMAN meminta agar pekerja yang direkrut Pertamina berasal dari Sembakung atau setidaknya dari wilayah Nunukan, dengan penekanan agar tenaga kerja yang diterima minimal warga lokal non skill.
Namun, menurut H. Sura’i, setelah dilakukan pendataan selama tiga tahun terakhir, jumlah tenaga kerja yang direkrut dari wilayah Sembakung dan Nunukan masih sangat sedikit. Bahkan belum mencapai 10 persen dari total karyawan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, mengingat potensi besar yang ada di daerah tersebut untuk mendukung industri energi.
“Meskipun kami tidak meminta bantuan dalam bentuk uang, kami berharap agar perusahaan, termasuk Pertamina, dapat lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat lokal. Kami ingin agar tenaga kerja lokal, khususnya dari Sembakung, diberikan kesempatan yang lebih besar untuk bekerja di proyek ini,” kata H. Sura’i, Kamis (6/3/2025).
Surat perjanjian yang telah ditandatangani juga telah disampaikan ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia di Jakarta, serta Gubernur Kalimantan Utara, yang diharapkan dapat memberikan perhatian lebih terhadap masalah ini.
Diharapkan, melalui pelaksanaan pengeboran sumur eksplorasi ini, bukan hanya potensi alam yang dapat dimanfaatkan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Field Manager Pertamina Tarakan, Cahyo Tri Mulyanto mengungkapkan, kegiatan pengeboran sumur eksplorasi Sembakung Deep (SBKD) – 001 di Kabupaten Nunukan akan membuka peluang kerja yang signifikan, baik untuk tenaga ahli maupun tenaga kerja lokal.
Cahyo menjelaskan dalam proses pencarian cadangan Migas baru ini, perusahaan berkomitmen untuk merekrut penduduk setempat sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar lokasi pengeboran.
“Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan pengembangan komunitas lokal, sekitar 25 persen tenaga kerja yang akan direkrut dalam proyek pengeboran ini akan berasal dari penduduk lokal di sekitar Kabupaten Nunukan,” kata Cahyo.
Ini bentuk komitmen Pertamina untuk melibatkan masyarakat lokal dalam proyek besar ini, selain mendatangkan tenaga ahli yang dibutuhkan dalam kegiatan eksplorasi migas. Dengan melibatkan penduduk setempat, diharapkan proyek ini tidak hanya memberi manfaat bagi perusahaan, tetapi juga bagi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Ramli







