Irwan Sabri akan Maksimalkan Program Unggulan di Tengah Efisiensi Anggaran

benuanta.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan terpilih H. Irwan Sabri akan menjalankan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dan Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

“Tentunya kita sebagai kepala daerah baik gubernur, bupati, walikota tentu akan menjalankan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 ini, kalau kita lihat memang ada pemotongan atau efisiensi anggaran,” kata Irwan, Rabu (12/2/2025).

Diungkapnya, setelah pelantikan nanti, ia bersama dengan wakil bupati terpilih Hermanus dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) akan membahas pemangkasan anggaran sesuai dengan Inpres tersebut.

Namun, Irwan menekan bahwa ini bukan keinginan dari bupati dan wakil bupati terpilih, namun instruksi presiden yang harus dipatuhi dan dijalankan.

Baca Juga :  Sukseskan Pemutakhiran Data Tunggal 2026, Pemkab Sinergi Bersama BPS Nunukan

Isi dari instruksi tersebut membatasi belanja untuk kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi dan seminar/focus grup discussion dan mengurangi belanja yang bersifat pendukung dan tidak memiliki output yang terukur.

Kendati demikian, Irwan mengatakan jika pihaknya tetap akan memprioritaskan 17 program menuju arah perubahan Kabupaten Nunukan.

Adapun 17 program unggulan dari bupati dan wakil bupati terpilih yakni memastikan ketersediaan air bersih di seluruh wilayah, begitu pun dengan kebutuhan listrik, lalu program 100 kilometer jalan tani per tahun. Memastikan pembangunan jalan 50 kilometer jalan penghubung kecamatan dan desa di Nunukan. Setiap kecamatan akan disiapkan satu unit alat berat. Kemudian 200 unit rumah layak huni per tahun, seragam sekolah gratis untuk peserta didik SD dan SMP di tahun pertama.

Baca Juga :  THR Pegawai Nunukan Tunggu Aturan Pusat

Program beasiswa pertahun untuk siswa dan mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu yang ada di Kabupaten Nunukan. Serta memastikan sekolah yang tidak terjangkau internet akan di starlink. Penguatan fungsi dan manajemen RSUD dan RS pratama serta memastikan pemenuhan tenaga medis dan dokter spesialis di setiap rumah sakit.

Sedangkan untuk sektor pertanian, mereka akan memberikan bantuan bibit, pupuk kepada petani dan alat mekanisasi pertanian secara gratis. Membuat kampung pertanian hortikultura dan palwija berbasis perwilayahan. Untuk perikanan dan kelautan, akan menjaga stabilitas harga rumput laut melalui Perda serta memberikan bantuan alat tangkap dan mesin kepada nelayan, serta mendorong kampung perikanan budidaya.

Baca Juga :  10 Kecamatan Terdampak Banjir di Nunukan, BPBD Siaga Penuh

Lalu, untuk pelaku UMKM, akan diberikan bantuan modal dan peningkatan keterampilan pelaku usaha UMKM dan setiap desa dengan satu program unggulan berbasis potensi lokal melalui penguatan Bumdes.

“Dengan adanya Inpres ini memang sedikit jadi persoalan, namun ini adalah perintah. Akan tetapi untuk 17 program kita ini akan kami prioritaskan, selaraskan dan Insyallah akan kami laksanakan secepatnya, kalau untuk infrastruktur 100 Km jalan tani, kami akan upayakan begitu juga dengan seragam sekolah gratis Insyallah tahun ini bisa berjalan,” tutupnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Yogi Wibawa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *