Pelajar Meninggal Dunia Usai Laka Lantas di Jalan TVRI

benuanta.co.id, NUNUKAN – Seorang pelajar berusia 12 tahun meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sepeda motor pada Ahad (22/11/20224).

Kasat Lantas Polres AKP Adek Taufik mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait laka lantas yang terjadi di Jalan Pattimura (TVRI), tepatnya depan kantor J&T Nunukan sekira pukul 13.30 Wita.

“Kita masih lidik, jadi kita belum memastikan apakah ini kecelakaan tunggal atau kecelakaan ganda,” kata Adek kepada benuanta.co.id, Senin (23/12/2024).

Adek mengatakan, berdasarkan rekaman kamera CCTV kantor J&T, saat itu tampak dua orang anak perempuan sedang berboncengan menggunakan sepeda motor matic Mio Soul dengan nomor polisi KU 3146 dari arah Pelabuhan Tunon Taka menuju ke Alun-alun Kota Nunukan.

Baca Juga :  Kamar Bedah Perdana, Pasien RS Pratama Sebatik Kini Tak Perlu Rujukan Operasi ke Luar Daerah

“Jadi yang bawa motor ini NA (12), sedangkan korban yang meninggal dunia ini FQ (12) yang posisinya saat itu di bonceng,” ungkapnya.

Namun, saat melewati Jalan Pattimura, tepatnya di tikungan depan kantor J&T sepeda motor NA diduga tak mampu mengendalikan laju kendaraan hingga menabrak pembatas jalan dan tiang lampu jalan hingga keduanya terjatuh.

Baca Juga :  Penyesuaian Jam Layanan Rawat Jalan RSUD Nunukan Selama Ramadan 

Adek mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, saat itu hanya NA yang menggunakan helm. Sementara korban FQ tidak pakai helm.

“Kita belum bisa pastikan apakah ini peristiwa Laka Laka tunggal atau ganda. Karena keterangan dari saksi-saksi ada dua versi. Ada yang bilang Laka tunggal dan ada yang bilang ganda. Karena rekaman CCTV kantor J&T jangkauannya tidak sampai titik di TKP. Hanya merekam saat kedua anak ini melintas,” jelasnya.

Baca Juga :  Inflasi Nunukan 4,22 Persen, Tekanan Harga Dinilai Masih Terkendali

Ia juga mengatakan jika pihaknya telah melakukan olah TKP, pemeriksaan sejumlah saksi, dan mengamankan barang bukti sepeda motor.

Dikatakannya, kondisi kedua korban saat mengalami laka dalam kondisi yang cukup parah, setelah dibawa ke Puskesmas Nunukan keduanya langsung di rujuk ke RSUD Nunukan. Namun, nyawa korban FQ tidak dapat tertolong.

“Untuk korban yang meninggal dunia informasinya sudah di makamkan tadi pagi, sementara korban satunya masih dalam perawatan,” jelasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Nicky Saputra 

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *