Tujuh Bulan Kerja Tombak Sawit di Malaysia Tapi Gaji Tak Sesuai, Akhirnya Pulang Lewat Krayan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Tujuh bulan bekerja di Malaysia sebagai buruh penombak kelapa sawit, Ahmad Haerudin (28) warga asal Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini memutuskan pulang ke Indonesia melalui jalur perbatasan di daratan tinggi Krayan.

Kepala Kantor Imigrasi Nunukan, Ryan Aditya melalui Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Nunukan, Jodhi Erlangga mengatakan, Pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut melalui Pos Check Point Imigrasi Long Midang Krayan.

Baca Juga :  Dinkes Nunukan Terima 16 Dokter Internsip dan 7 Dokter Gigi

“Yang bersangkutan ini masuk kembali ke Indonesia melalui perlintasan Ba’kelalan, Malaysia- Long Midang, Indonesia, kemudian WNI tersebut diperiksa oleh Petugas Pamtas di Pos Gabma Long Midang dan selanjutnya diarahkan ke Pos Cek Point Imigrasi Long Midang untuk dilakukan wawancara mendalam oleh Petugas Pos kita di Krayan,” Ungkap Jodhi kepada benuanta.co.id, Selasa (14/5/2024)

Baca Juga :  Kamar Bedah Perdana, Pasien RS Pratama Sebatik Kini Tak Perlu Rujukan Operasi ke Luar Daerah

Jodhi menerangkan, dari hasil wawancara, diketahui bahwa PMI tersebut masuk ke Malaysia secara resmi dengan menggunakan paspor melalui PLBN Entikong pada bulan Oktober 2023. Selama di Malaysia, PMI tersebut bekerja sebagai buruh penombak kelapa sawit di Lawas, Malaysia.

“Pengakuannya, dia memutuskan untuk berhenti bekerja dikarenakan masalah gaji kerja yang tidak sesuai dengan perjanjian awalnya,” katanya.

Lantaran gaji tak sesuai, PMI Non Prosedural tersebut kemudian memutuskan untuk kembali ke Indonesia melalui jalur Ba’Kelalan- Long Midang.

Baca Juga :  Monitoring Perdagangan di Pulau Sebatik, DKUKMPP Ungkap Kendala Pedagang Menyoal Ekspor Ikan hingga Nilai Tukar

“Untuk sementara ini, PMI tersebut  akan tinggal di penginapan Malindong, Long Bawan sembari mengurus tiket pulang melalui jalur rute Krayan- Tarakan. Nantinya dari Tarakan nantinya ia akan menggunakan pesawat untuk kembali ketempat asalnya di Ciamis, Jawa Barat secara mandiri,” jelasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Nicky Saputra

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *