benuanta.co.id, NUNUKAN – Warga Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, mengeluhkan kondisi air PDAM yang sudah 1 bulan lebih tidak mengalir.
“Sudah 1 bulan air mati total, walaupun diberlakukan bergiliran itu pun lama sekitar 5 hari baru dialirkan,” ujar warga Nunukan, Shintia kepada benuanta.co.id, Ahad, 14 Januari 2024.
Shintia mengatakan, air di wilayahnya sebenarnya sudah jarang mengalir sejak sebulan terakhir. Air PDAM hanya mengalir pada waktu tertentu hingga akhirnya mati total sejak 3 hari terakhir.
Selain itu, Siti warga lainnya juga menyampaikan baru datang di Nunukan dari wilayah Sembakung sempat merasakan heran karena air PDAM tidak mengalir dengan waktu yang lama.
“Kalau nggak ada air seperti ini rasanya pengin cepat kembali pulang ke kampung halaman aja, karena tempat saya air sangat banyak,” jelasnya.
Siti mengaku kondisi ini sangat membuatnya repot, sebab dia kerap begadang demi menunggu air PDAM kembali mengalir. Dia juga mengeluhkan tidak ada jadwal pasti jam berapa air dapat mengalir di wilayahnya.
“Saya sampai bergadang malam sambari nunggu air ngalir,” terangnya.
Senada juga dengan Hariyanto, warga lainnya yang berharap permasalahan ini bisa segera teratasi dan PDAM Nunukan seharusnya cepat mencari solusi.
“Cari solusi agar embung itu tidak kekeringan sehingga ketersediaan air bersih bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.
Masyarakat juga berharap adanya informasi yang berkala jika pengaliran air dilakukan secara bergilir.
“Hujan turun saja, tapi entahlah ini embung PDAM tidak pernah terisi, kami juga tidak tahu, untuk sementara hujan jadi solusi kami,” tutupnya. (*)
Reporter: Darmawan
Editor: Yogi Wibawa







